Kemenparekraf Gelar Festival Bulanan Film Pendek Fiksi dan Dokumenter

user
Ivan Aditya 10 Januari 2023, 12:04 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menggelar Festival Film Bulanan untuk film pendek fiksi dan dokumenter sebagai upaya membangkitkan kembali kreativitas sineas daerah di seluruh Indonesia yang mulai bertumbuh.

Pada Festival Film Bulanan 2022 kali ini, ada tiga film dari DIY mendapatkan penghargaan yakni sebagai pemenang penghargaan Film Terbaik Festival Film Bulanan 2022 diraih oleh Film Semayam, karya Maju Jalan Film dari DIY. Kemudian Film Memorabilia, karya Jogja Film Academy meraih penghargaan Visual Terbaik Festival Film Bulanan 2022. Serta film Maramba, karya Etanan Films berhasil memenangkan Dokumenter Terbaik Festival Film Bulanan 2022.

“Selama 10 bulan masa seleksi Festival Film Bulanan 2022, mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari muda mudi kreatif tanah air, telah menghasilkan 2 Film Terpilih setiap bulannya,” kata Menparekraf Sandiaga S Uno dalam acara Weekly Breif with Sandiaga di Jakarta, Senin (09/01/2023).

Selain itu pemenang lainnya di Festival Film Bulanan ini adalah Film Gemintang, karya Gresik Movie dari Jawa Timur, berhasil meraih penghargaan Ide Cerita Terbaik Festival Film Bulanan 2022. Film Cerita di Waktu yang Salah, karya Vanasea Films dari Jawa Barat meraih penghargaan Audio Terbaik Festival Film Bulanan 2022.

Untuk penghargaan khusus, Kemenparekraf memberikan kepada Sineas Terpantang Menyerah Festival Film Bulanan 2022, atas kegigihan dan semangatnya secara terus-menerus dalam mendaftarkan karya-karyanya dan aktif berpartisipasi, kepada Iwi Marahena, Sineas muda asal Kota Masohi, Maluku Tengah.

“Ini menjadi kabar baik buat sineas dan pelaku ekraf subsektor film. Melalui program ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat semakin terekspos, menciptakan ruang dan peluang yang lebih besar untuk kebangkitan ekonomi masyarakat di daerah,” ujarnya.

Dikatakan, sepanjang rangkaian kegiatan Festival Film Bulanan, 1.000 komunitas film telah berpartisipasi, dan terdaftar 895 film pendek yang diperkirakan menggerakkan dan melibatkan sebanyak 26.850 tenaga kreatif. “Saya harap melalui kegiatan ini, Sineas Indonesia, Komunitas Film Daerah, dan seluruh pegiat film tanah air bisa saling bahu-membahu, berkarya, berkolaborasi menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar Sandi. (Lmg)

Kredit

Bagikan