Jokowi Tegaskan Pertengahan Tahun Stop Ekspor Tembaga

user
Ivan Aditya 11 Januari 2023, 04:33 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan segenap bangsa Indonesia tidak boleh mundur menjaga kekayaan alam Indonesia.

"Kita tidak boleh mundur, kita tidak boleh takut karena kekayaan alam ada di Indonesia, kita ingin dinikmati oleh rakyat kita," kata Presiden Jokowi dalam acara hari ulang tahun (HUT) Ke-50 PDIP di Jakarta, Selasa (10/01/2023).

Presiden Jokowi dalam pidatonya mengingatkan soal pernyataan Presiden Soekarno pada 1965 untuk menolak ketergantungan pada imperialisme. "Memperluas kerja sama yang sederajat dan saling menguntungkan Bung Karno tahun 1965 sudah menyampaikan itu, supaya kita tidak didikte dan menggantungkan diri ke negara manapun. Inilah yang ingin kita lakukan, berdikari, berdikari, berdikari," tambah Presiden.

Baca juga :

Kakak Pergoki Adik Sedang Gituan dengan Pacar di Ponsel

Perpustakaan Digagas Jadi Destinasi Wisata

Ferdy Sambo Nangis di Persidangan

Menurut Presiden Jokowi, walau pemerintah kerap ditakut-takuti soal pengembalian Freeport maupun soal penghentian ekspor nikel dalam bentuk mentah, namun pemerintah tidak mundur.

"Kita terus, walau kita ditakut-takuti soal nikel, kalah di WTO kita tetap terus, justru kita stop bauksit, pertengahan tahun mungkin tambah lagi stop tembaga," ungkap Presiden.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Uni Eropa, Presiden Jokowi pun mengungkapkan "uneg-uneg" soal gugatan Uni Eropa atas Indonesia ke World Trade Organization (WTO) terkait penghentian ekspor nikel mentah.

"Saya menyampaikan dalam forum itu karena yang menggugat Uni Eropa pas kita ada KTT, ini kesempatan. Saya menyampaikan kemitraan itu harus setara, dan tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh ada negara mendikte dan tidak boleh negara-negara maju merasa standar mereka lebih bagus dari negara kita," jelas Presiden. (*)

Kredit

Bagikan