Usai Rayakan HUT PDIP ke 50, Puan Maharani Terus Dapat Dukungan Maju di Pilpres 2024

user
Danar W 15 Januari 2023, 01:43 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani kembali mendapat dukungan untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Adapun kali ini kelompok yang menamakan Relawan Puan mendeklarasikan diri di wilayah Kalimantan Timur.

"Kami bergabung dalam Relawan Puan, siap memperluas dukungan dan memenangkan Puan Maharani di pilpres tahun 2024 mendatang,” kata Doding Saputra, Ketua Relawan Puan Maharani Kalimantan Timur, dalam keterangannya, Sabtu (14/1/2023).

Selain melakukan deklarasi dukungan, pihaknya pun melakukan kegiatan sosial sembari mensosilisasikan sosok Puan di Kota Bontang.

Adapun lomba yang dipertarungkan adalah tarik tambang. Disebut, selain membuat erat silahturahmi ke warga, juga membuat kompak. Hal ini sejalan, bagaimana untuk memenangkan Puan, maka semua pendukungnya harus solid bergerak.

"Lomba tarik tambang yang Digelar Relawan Puan sangat menarik. Dengan adanya acara ini, silaturahmi antar warga disini akan terjaga, tentunya dengan ini akan membuat kita semakin kompak juga," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memastikan tidak akan ada pengumuman soal pengusungan calon presiden yang bakal diusung partainya saat perayaan hari ulang tahun ke-50 PDIP. Menurut dia, apa yang menyangkut soal pencalonan presiden adalah hak prerogatifnya.

"Orang ngono saiki nungguin? (orang sekarang itu menunggu) Tidak ada! urusan gue! gile enak aja," kata Megawati saat HUT ke-50 PDIP, seperti dikutip dari siaran daring, Selasa (10/1/2023).

Namun Megawati tidak menampik, banyaknya awak media yang hadir di acara HUT PDIP semata menunggu nama itu diumumkan pada hari ini. Bahkan dia menyebut, pengumuman nama calon presiden yang akan diusung bisa menjadi ajang taruhan.

"Saya bilang ngapa toh ya orang? ini seremonial 50 tahun gitu, karena ini kan yang ditunggu, kalau orang main taruhan udah masang sing arep diumumkan ibu sopo?," kelakar Megawati.

Megawati memastikan, sebagai ketua umum terpilih di kongres partai dan menjadi institusi tertinggi partai maka, hanya dirinyalah yang berhak memberi tiket pengusungan calon presiden PDIP untuk 2024.

"Dengan segala hormat saya dengan teman parpol lain saya mau konsolidasi rumah tangga saya aja deh. Ketum terpilih memiliki hak prerogatif untuk menentukan," Megawati menutup.(*)

Kredit

Bagikan