Pasutri Kompak Nyolong Motor, Alasannya Iseng

user
Ary B Prass 18 Januari 2023, 15:47 WIB
untitled

KARANGANYAR - Pasangan suami istri asal Mojogedang, Iwan Nurriyanto (41) dan Inna Kaisaroh (34) ditahan aparat Polres Karanganyar. Keduanya berkomplot mencuri sepeda motor di berbagai lokasi. 
 
Keduanya ditangkap usai tersangka Inna berhasil ditangkap warga. Ia sempat menjadi bulan-bulanan massa.
 
Bahkan aksi main hakim sendiri warga yang menempeleng Inna Akhirnya beredar secara viral di media sosial.
 
Akhirnya, Inna memberitahu keberadaan suaminya yang membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio milik Pengki (41) di area Terminal Karangpandan pada Selasa (10/1). 
 
Mereka kini mendekam di tahanan Polres Karanganyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Pelaku Iwan Nurriyanto mengaku aksi pencurian sepeda motor ini bukan yang pertama. Dia mengakui beberapa kali telah melakukan aksi pencurian serupa di lokasi lain. 
 
"Sudah lima kali mencuri motor. Motor hasil curian dijual Rp1jutaan," Katanya saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar pada Selasa (17/1/2023). 
 
Dia mengaku iseng mencuri sepeda motor tersebut. Uang hasil curian ini digunakan untuk berfoya-foya. 
 
Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Danang Kuswoyo mengungkapkan modus pelaku melancarkan aksinya dengan pelaku berpura-pura berbelanja di salah satu toko. Saat itulah pelaku mengincar sepeda motor Yamaha Mio merah milik korban. 
 
Motor Mio merah ini ditinggal pemiliknya berbelanja didalam pasar Karangpandan. Sepeda motor itu tepat terparkir di dekat motor pelaku. 
 
"Si suami perannya membeli bumbu dapur ke pasar. Istrinya pura-pura menunggu di luar. Istrinya ini menunggu sambil naik di atas motor yang menjadi target," ungkapnya.
 
Melihat situasi aman, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan mencuri sepeda motor Mio Merah tersebut. Pelaku menggunakan kunci motor palsu untuk membawa lari sepeda motor tersebut. Aksinya ini sempat diketahui oleh warga sekitar. Hingga dilakukan pengejaran terhadap pelaku. Aksi kejar-kejaran ini terhenti di kawasan Tohkuning, Karangpandan. 
 
Kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus pencurian sepeda motor tersebut. Termasuk dugaan komplotan pelaku lain serta penadah barang curian tersebut. 
 
"Kami sedang dalami apakah ada pelaku lain atau komplotannya. Kita juga dalami motor curian dijual kemana," katanya. 
 
Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor. Satu sepeda motor Yamaha Vega milik pelaku dan Yamaha Mio Merah milik korban. (Lim) 

Kredit

Bagikan