Dampak Ekonomi F1 Powerboat atau FI H20 World Series Mencapai Rp 212 Miliar

user
Ivan Aditya 25 Januari 2023, 17:32 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah F1 Powerboat atau FI H20 World Series .

Ajang balap di air ini akan diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023 mendatang.

Pada ajang balap air ini In Journey memperkirakan dampak ekonomi dari penyelenggaraan F1 Powerboat atau FI H20 World Series di Danau Toba, Sumatera Utara bisa mencapai Rp 212 miliar. Angka ini berasal dari tenaga kerja yang terserap dan akomodasi transportasi. Bahkan dalam ajang ini akan melibatkan sekitar 2.000 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di sekitar Danau Toba.

"Sudah kita perhitungkan kajian awal, bahwa dampak ekonomi dari penyelenggaraan ini diperkirakan bisa di angka Rp 212 miliar untuk provinsi Sumatera Utara yang berasal dari tenaga kerja yang terserap," kata Head of Strategic Marketing and Customer Experience in Journey, Ricky Wirjan, dalam acara Genposting: F1 Powerboat, Perkuat Potensi Wisata Danau Toba, di Jakarta, Rabu (25/1).

Dikatakan, dengan ajang ini, juga diharapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba akan meningkat. Sementara itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Septriana Tangkary mengatakan, sudah sepatutnya masyarakat Indonesia bangga, karena bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan dunia powerboat.

"Indonesia sekarang menjadi tempat orang untuk datang, mestinya kita bangga. Kita tidak perlu lagi jalan-jalan ke luar negeri ke Turki, Jepang, Korea," kata Septriana.

Dikatakan, bahwa F1 Powerboat merupakan kejuaran powerboat terkemuka yang sudah dilaksanakan di 39 negara sejak 1984. Sudah banyak negara yang pernah menjadi tuan rumah, diantaranya Italia, Prancis, UAE, Saudi Arabia, dan Cina. "Mungkin kita tertinggal untuk mengikuti program ini. Ini sudah diselenggarakan di 39 negara, dan ini baru pertama di Indonesia," ujarnya.

Selain itu, kata Septiana, menariknya penyelenggaraan F1 Powerboat ini akan digelar di Danau Toba yang merupakan danau vulkanik. Sebelumnya, ajang powerboat biasa dilakukan di danau buatan.

"Menariknya danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di dunia, dan ini pertama kalinya F1 powerboat champion yang dilaksanakan di danau vulkanik, karena biasanya di danau buatan," ujarnya.

Menurutnya, danau Toba memiliki potensi sport tourism yang bisa meningkatkan perekonomian lokal di Provinsi Sumatera Utara. Adapun salah satu strategi Pemerintah untuk memperkenalkan Destinasi wisata Indonesia dan menaikkan citra positif Danau Toba di mata Dunia dengan cara menunjukkan bahwa Indonesia memiliki Danau Toba yang bisa menjadi venue olahraga bertaraf internasional.

Selain itu, dibangunnya infrastruktur untuk penyelenggaraan F1 Powerboat nantinya bisa digunakan untuk olahraga air lainnya. Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves Kosmas Harefa, berharap infrastruktur yang telah dibangun bisa dimanfaatkan untuk perhelatan acara besar seperti konser, pernikahan, olahraga air dan sebagainya.

Adapun tujuan utama dilaksanakan ajang balap F1 Powerboat di Danau Toba adalah untuk memanfaatkan peluang pemulihan pariwisata Indonesia pada 2023, sekaligus untuk memperkenalkan wisata dan budaya Indonesia di kancah dunia. (Lmg)

Kredit

Bagikan