Hilirisasi Kunci Indonesia Menjadi Negara Maju

user
Ivan Aditya 06 Februari 2023, 12:39 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bila Indonesia ingin maju kuncinya adalah harus memperhatikan sektor hilirisasi. Selama ini Indonesia memiliki banyak komoditas, namun sektor hilirisasinya belum bisa berjalan dengan baik, karena untuk membuat smelter masih kesulitan untuk mencari pendanaan.

“Hilirisasi ini akan menjadi kunci di negara kita untuk melompat menjadi negara maju, di semua komoditas, baik itu CPO, minerba, nikel, emas dan sumber daya alam laut kita. Kalau ini konsisten kita kerjakan, jadilah kita negara maju “ kata Jokowi memberikan sambutan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jakarta, Senin (06/02/2023).

Menurutnya, potensi sumber daya alam (SDA) laut yang belum diolah secara maksimal. Padahal SDA laut nusantara akan memberikan nilai tambah yang besar jika dihilirkan.

Presiden menambahkan duapertiga Indonesia terdiri air dengan luas lautan 3,52 juta kilometer persegi. Belum lagi potensi laut yang ada, Indonesia merupakan eksportir nomor satu rumput laut.

“Saya berikan contoh satu misalnya rumput laut, Indonesia itu eksportir nomor satu tapi rumput tapi bahan mentah. Kalau RRT itu importir nomor 1 rumput laut dia tidak menjadi produsen rumput laut. Tetapi kita lihat kita ini hanya eksportir nomor 3 karagenan, agar-agar atau komponen yang membuat bahan kekentalan. Hanya nomor 3. RRT tadi importir rumput laut nomor 1 dan sekaligus eksportir nomor 1 karagenan. Ini yang harusnya kita tiru. Kita harusnya menjadi eksportir nomor 1 bahan mentah tapi juga eksportir nomor 1 karagenan. Harusnya seperti itu dan nilai tambah yang ada di sini akan melompat," lanjutnya.

Kemudian, lanjut Jokowi, Indonesia juga menjadi eksportir nomor 1 untuk jenis ikan tuna, cakalang, dan tongkol. Indonesia juga menjadi importir nomor 1 tepung ikan.

"Lucu, sudah dorong keluar, kemudian kita impor lagi dalam bentuk tepung ikan. Apa gak bisa kita menghilirkan ini, mengindustrialisasikan ikan kita menjadi tepung ikan," kata Jokowi.

Untuk itu, menurut Jokowi perlu menggandeng mitra dalam menjalankan hilirisasi tersebut. "Saya selalu sampaikan gandeng partner, partneran, jangan ragu-ragu untuk masuk ke sana. Kemudian RRT kita lihat importir nomor 2 tuna, cakalang, tongkol, segar, tapi bisa menjadi eksportir nomor 4 tepung ikan. Gandeng partner," ujar Jokowi.

Komoditas lain yang menjadi perhatian Jokowi adalah udang. Udang, menurut dia, bisa diolah menjadi pupuk citosan dengan nilai tambah 27 kali. Pun rajungan menjadi daging rajungan sebanyak 3,2 kali. "Kalau semua dihilirkan di dalam negeri, melompat negara kita, PDB kita akan melompat, GDP kita akan melompat," kata Jokowi. (Lmg)

Kredit

Bagikan