Setelah Dicari 2 Hari Yongki Ditemukan Meninggal di Sungai Progo

Editor: Ary B Prass

TEMANGGUNG, KRJogja.com – Hilang di aliran sungai Progo di Kabupaten Temanggung, seorang anak, Yongki Widodo (19) warga Dusun Kemirikerep Desa Jetis Kecamatan Selopampang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal di sungai Progo Dusun Sangen Desa Candirejo Borobudur Magelang.

Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan Armin mengatakan, jenazah ditemukan oleh warga yang kemudian bersama relawan dan petugas kepolisian dievakuasi ke RSUD Magelang untuk menjalani visum et repertum. ” Hasil deteksi ciri-ciri adalah warga yang dalam pencarian karena kecelakaan air di Temanggung,” kata Alfan, Kamis (3/6/2021).

Dia mengatakan pihak keluarga telah mendatangi rumah sakit untuk mendeteksi. Dari ciri-ciri fisik dan pakaian meyakini kalau itu anaknya.  Jenazah selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka di Temanggung untuk dimakamkan.

Sementara Kepala Pelaksanan BPBD Totok Nursetyo menjelaskan, pencarian korban Yongki dinyatakan selesai karena telah ditemukan di Magelang. Sebelumnya pencarian tim SAR dilakukan mulai dari sungai Lungge di Dusun Bangkalan Desa Wonokerso Kecamatan Tembarak, Temanggung dan sepanjang sungai Progo. Mereka yang terlibat antara lain BPBD, Tagana Temanggung, PMI Temanggung , TNI, Polri dan SAR Nasional serta relawan. ” Seluruh sumber daya dikerahkan untuk pencarian,” tambahnya.

Info yang dihimpun,  Selasa (1/6/2021) sore Yongki dengan rekannya, yakni Rehan (15), Galang Diasaputra (15), Dava Aliavajrisa (17) dan Okta (15) berjalan dari lapak di tepi sungai Progo menuju ke Desa Wonokerso. Dava bermaksud untuk menyusul korban, yang berjalan terpisah dari rombongan namun di sepanjang jalan tidak menjumpai. Hingga kemudian saksi Indra melihat korban berada di tengah jembatan dan kemudian terjatuh ke aliran sungai Lungge, yang pada saat itu kondisi debit air sedang tinggi karena cuaca hujan. (Osy)

BERITA REKOMENDASI