• Jumat, 22 September 2023

Erik Prasetya Hadir di PMLP Unika Soegijapranata

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 04:25 WIB
Erik Prasetyo (kanan) saat hadir di Unika (foto sugeng i)
Erik Prasetyo (kanan) saat hadir di Unika (foto sugeng i)

SEMARANG,KRJOGJA.com - Unika Soegijapranata Semarang mengadakan Ruang Rabu PMLP (Program Magister Lingkungan dan Perkotaan) dengan tema “Kajian Kota dan Lingkungan melalui Lensa Streetphotogrpaphy”.

Seminar ini diadakan pada 24 Agustus 2022 di Teater Thomas Aquinas, Gedung Thomas Aquinas Lantai 3 dengan mengundang pembicara Erik Prasetya sebagai salah satu dari 20 Fotografer Asia paling berpengaruh (Invisible Asian Photografer).

Ruang Rabu merupakan forum publik yang dibentuk oleh Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) Unika Seogijapranata. Ruang Rabu membahas mengenai permasalahan lingkungan, perkotaan serta mengenai sastra. Selain itu, melalui forum Ruang Rabu pihak PMLP juga mengadvokasi kelompok masyarakat yang berhadapan dengan aparatur pemerintah dalam persoalan pembangunan seperti masyarkat di sekitar pegunungan Kendeng.

Streetphotography atau foto jalanan sendiri merupakan bagian dari perwujudan dari mata seseorang untuk melihat dan menangkap hubungan antar manusia, atau antara manusia dengan bangunan serta alam. Selain itu Erik Prasetya termasuk dalam 20 fotografer paling berpengaruh di Asia menurut The Invisible Photography Asia pada tahun 2012. Erik Prasetya pernah menempuh pendidikan di Jurusan Tambang Institut Teknologi Bandung dan memutuskan menjadi fotografer dan bekerja untuk foto Jurnalistik, Antropologi, serta iklan dan minatnya pada manusia di kota.

Sebagai seorang Streetphotographer, Erik Prasetya menjadi pembicara dalam Ruang Rabu karena ia ingin membagikan pengalaman yang menyenangkan kepada para penyuka streetphotography.

“Saya menjadi pembicara dalam Ruang Rabu karena saya ingin berbagi pengalaman motret dan saya ingin ini menyebar di antara para penyuka street agar mereka memotret sambil mempelajari kota dan mereka bercerita tentang kota. Saya juga ingin mereka memakai indra dan pengetahuannya untuk menceritakan apa yang terjadi di kota. Terlepas dari teknik yang tidak segera dibicarakan, estetika itu penting tetapi di luar itu kegunaan photography sebagai sarana untuk menyumbang sesuatu di luar dirinya seperti estetika, keindahan, kesukaan kita terhadap photography. Tetapi ada sumbangan yang lain pada pengetahuan dan photography punya kemampuan itu.” terang Erik Prasetya.

Selain memotret, Erik Prasetya juga melakukan proyek pribadi mengenai poros Sudirman-Thamrin pada tahun 1990 dan pernah menjadi fixer untuk Sebastian Salgado. Kemudian Erik Prasetya juga membuat buku foto yang berjudul Eros dan Reformasi (2019), Women on Street (2018), dan Jakarta Banal Aesthetic (2010). Ketertarikan Erik Prasetya dalam memotret karena pengalaman yang menarik saat ia terjun dan merasakan sendiri euforia memotret dan mampu berada di situasi tertentu dan melaporkanya melalui hasil foto.

“Persoalan yang banyak ini yang harus kita tahu. Ibaratnya kita itu seperti orang yang meminjamkan tubuh dan skill untuk berada pada situasi-situasi tertentu dan melaporkannya. Saat kita merasakan dengan tubuh kita, apa itu sesak napas, apa itu polusi yang ada di lapangan, apa itu trotoar jelek, serta kenapa di sepanjang trotoar ini terdapat kursi dan seringkali digunakan oleh pedagang kaki lima. Kemudian saat kita merasakannya, ini menjadi pengalaman tubuh.” ucap Erik Prasetya. (Sgi)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Polda Jateng Musnahkan Sabu Rp 7,5 M, Pelaku Gagal Nikah

Kamis, 21 September 2023 | 19:45 WIB

Layang-Layang Sumber Bahaya Jaringan Listrik PLN

Rabu, 20 September 2023 | 20:50 WIB

193 Rumah RTLH Mendapat Bantuan Stimulan Rumah Swadaya

Senin, 18 September 2023 | 17:50 WIB

Pemkot Salatiga Hibah Dua Bidang Tanah kepada Kemenag

Senin, 18 September 2023 | 11:44 WIB

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Vaksinasi HPV

Minggu, 17 September 2023 | 17:28 WIB

Akhirnya Jalan Syeh Abdur Rohim Mutihkulon Dibeton

Sabtu, 16 September 2023 | 19:30 WIB

Nikmati Sunset Rawa Pening dari Ketinggian Kota Salatiga

Sabtu, 16 September 2023 | 09:30 WIB

Kunjungi Salatiga, Sandiaga Uno Cicipi Coklat Tempe

Kamis, 14 September 2023 | 20:55 WIB
X