05-09-2016 – Subagya

NIAT melaksanakan ajaran agama dengan bersedekah, mendorong seorang warga Patangpuluhan Yogyakarta keliling cari orang miskin karena para tetangganya
termasuk orang kaya. Orang miskin dan pengemis yang ditemui diberinya Rp 5.000-Rp 10.000. Saat lewat depan Kantor KR, ada orang pakaiannya compang-camping
langsung diberi Rp 10.000. Tapi yang diberi justru marah dan merobek-robek uangnya sambil mengatakan, “Saya bukan orang melarat tahu!” Ternyata yang diberi duit bukan pengemis tapi orang gila.

Kiriman:

Subagya, Jalan Sri Kaloka No 7 Bugisan Patangpuluhan Wirobrajan Yogyakarta