27 April 2021

RABU 21 April 2021 sore, tetangga saya yang sudah lanjut usia mendapat paket bantuan. Ia membuka salah satu produk dengan kemasan kaleng dan langsung diminum. Ia sangat terkejut karena kaleng itu berisi kuah ikan laut. Ia kemudian lapor Pak RT, dan dijelaskan bahwa kaleng yang dikira minuman itu memang sarden ikan.

Kiriman:
Erwati, Patangpuluhan WB 3/598 Yogyakarta

21 April 2021

SENIN 19 April 2021 sekitar pukul 07.00, Ibu siap berangkat ke rumah sakit untuk vaksinasi lansia kedua. Ketika menunggu ojek on line langganan, datang seseorang sehingga Ibu bergegas mendekatinya dan minta helm. Ternyata yang datang itu tamu adik ipar, yang motornya mirip ojol langganan Ibu. Untung, ojol langganan Ibu segera datang.

Kiriman:
Herumawan Prasetyo Adhie, Jalan Wonosari Km 9 Dusun Sribit Kidul, Sendangtirto Berbah Sleman 55573

30 Juli 2020

AKIBAT pandemi Covid-19, saya terpaksa membuka celengan dan mengambil uang sedikit demi sedikit. Suatu ketika, saya melihat ibu saya membuka celengan itu dengan cara dibelah. Spontan saya protes, Celengan merah itu milik saya. Milik ibu yang biru. Ibu saya menyahut, Tidak bisa. Saya selalu menabung di celengan ini. Akhirnya kami bersepakat, uang Rp 5 ribuan milik ibu dan uang nominal lain milik saya. (Noor Diah Marinti, Jalan Jayenaningprang 6 Yogyakarta 55111)

Kiriman:
-

16 Juli 2021

SEBELUM pandemi Covid-19, Dinas Perhubungan DIY mengadakan sosisalisasi disiplin berlalulintas di salah satu SMA di Gunungkidul. Semua peserta mendapat kaos dan uang transpot. Peserta yang dapat menjawab pertanyaan, akan mendapat hadiah helm standar: ”Kalau kalian berkendara dari Kota Wonosari sampai sekolah ini melewati berapa lampu merah?” Jawaban peserta tidak ada yang betul, karena jawabannya, ”Tidak melewati lampu merah. Ketika lampu merah, semua pengendara harus berhenti.”

Kiriman:
Drs Wiyana MPd, SMA Negeri 1 Semanu Gunungkidul 55893

13 Juli 2021

SABTU 27 Juni 2020, saya dan istri gowes keliling objek wisata Rowo Jombor, Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat, Klaten. Beberapa komunitas sepeda pakai kaos dengan berbagai tulisan di punggung mereka: Forem, Rodas, Pitagoras, Bergas, Restu atau Rebo Setu. Ada juga seorang pria pakai kaos putih bertulisan: Godaan Pria Jaman New Normal, Harta Tahta Sepeda.

Kiriman:
Suwarno, Jalan Raya Utara 73 Wedi Klaten 57461)

09 Juli 2020

MUSIM tanam padi belum lama ini, tetangga saya tiap hari harus ke sawah dan yang ada dirumah hanya ibunya yang sudah berusia lanjut. Ia mengamankan uang dan perhiasan miliknya agar tidak hilang, dengan cara membawanya ke sawah. Tetapi uang dan perhiasan yang disimpan di jok motor malah hilang digondol maling, saat ia sibuk bekerja di sawah. (Sumarno, Klumutan RT 14 RW 07 Srikayangan, Sentolo Kulonprogo 55664)

Kiriman:
-

08 Juli 2020

SUATU pagi, para guru mengecek suhu badan menggunakan thermogun yang baru saja dibeli dengan dana BOS. Para guru merasa lega karena suhunya normal. Giliran seorang bapak guru dicek, suhunya 40 derajat selcius, sehingga semua guru panik. Setelah ditelusuri, bapak guru itu baru saja mengecat papan nama di halaman sekolah. (Jumiyem SPd, SD Negeri Kledokan Kalasan, Sleman 55571)

Kiriman:
-

06 Juli 2020

UNTUK membasmi tikus, aku memasang sepotong ikan tongkol bercampur racun pada sehelai kertas dan kutulisi ”Awas Racun Tikus” agar tidak terinjak anggota keluarga atau tersapu. Racun dan tulisan itu kutaruh di tempat yang biasa dilalui tikus. Ternyata tidak ada lagi tikus lewat di situ, mendekatpun tidak. Jangan-jangan si tikus tau kalau ada racun dan tulisan itu.

Kiriman:
Suhardini, Wirobrajan Wb 2/251 RT 10 RW 02 Yogyakarta 55252

04 Juli 2020

SEMANGAT berbagi di masa pandemi Covid-19 ini sangat terasa di Kampung Wirogunan Yogyakarta. RW setempat mengadakan dapur umum untuk membantu warga sekitar dan mahasiswa dari luar daerah yang tidak bisapulang kampung dan hanya tinggal di asrama mahasiswa. Para mahasiswa itu juga ikut membantu warga di dapur umum, sehingga akan menjadi kenangan tak terlupakan saat kembali di kampung masing-masing. (Vitdru AT, TK Margo Asih Mergangsan Yogyakarta)

Kiriman:
-

02 Juli 2021

MUSIM pandemi Covid-19 saat ini, rata-rata orang mengalami kesusahan karena banyak yang kena PHK, sehingga banyak yang merasa kesulitan untuk makan. Berbeda dengan penghuni rumah susun di sebelah rumah saya yang rata-rata menjadi pemulung, pengamen dan pengemis. Saat semua orang kesusahan, justru mereka bingung memanfaatkan beras bantuan. Jika dihitung keseluruhan, tiap KK mendapatkan sekitar 1 kuintal beras. Bahkan bantuan masih terus mengalir.

Kiriman:
Fery Yanni, Jalan Cemara IV RT 05 RW 06 Sidorejo Lor, Salatiga 50714

01 Juli 2021

SEPERTI biasa, setiap selesai makan pagi saya langsung ke toilet umum dekat rumah. Sampai di toilet umum, saya antre paling belakang. Tiba-tiba datang lagi orang antre di belakang saya, berkata, ”Jika mulas, pergi saja ke toilet tetangga, Kak.” Saya langsung berlari masuk salah satu rumah tetangga dan masuk toilet tanpa permisi.Ketika keluar dari toilet, yang punya rumah tampak heran. Saya jadi malu, masuk rumah dan toiletnya tanpa permisi.

Kiriman:
(Rilen Dicki Agustin, Jalan Perna Indah RT 02 RW 05 Desa Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh, Sumatera Barat

27 Juni 2020

SELAMA pandemi Covid-19 ini bapak saya selalu memakai masker saat keluar rumah. Minggu 14 Juni lalu, sepulang dari bepergian, bapak bercerita kalau baru saja membeli masker di jalan karena merasa tidak membawa masker. Ketika akan memakai masker baru, bapak saya baru sadar kalau sudah bawa masker, terkalung di lehernya. (Dwi Wibowo, Pare 02 Sidorejo RT 04 RW 04 Godean, Sleman 55564)

Kiriman:
-