KETIKA aku dan temanku berjalan menuju Masjid Al Munawwarah Timoho Yogyakarta, kami melihat sepasang kakek dan nenek sedang berada di dekat gerobak. Si kakek berdiri di samping gerobak, sedangkan si nenek sedang makan di atas gerobak yang ada tulisan warna putih: Biar begini, yang penting halal. (M Kiflain Nurrahman, Perum BSA 2 Joho 18 Gununggempal Giripeni, Wates Kulonprogo 55612)

Kiriman:
,

PARA siswa salah satu Madrasah Tsanawiyah di Purbalingga saat itu sudah pulang semua. Aku nermaksud mengecas hp di ruang kelas paling ujung, dekat kebun dan kamar mandi. Ketika aku siap masuk lewat jendela, mendadak juga muncul kepala dari dalam. Spontan kami berteriak bersamaan. Setelah sadar, ternyata itu kepala temanku yang sedang duduk-duduk di kelas. (Akmal Ardiansah, Perum Jatimulyo Baru B-10 Kricak, Tegalrejo Yogyakarta)

Kiriman:
,

5 Januari 2020

JUMAT 20 Desember 2019, saya bersama rombongan pengajian bersilaturahmi di rumah ustad di Situbondo Jawa Timur. Empat rekan saya berdebat seru soal arah barat. Karena tidak ada titik temu, mereka saya ajak ke kamar mandi. Setelah melihat posisi kloset, mereka baru sepakat mengenai arah barat yang benar, karena kebanyakan kloset menghadap utara-selatan, bukan timur-barat.

Kiriman:
Sukistiyono, Jalan Bausasran 49 Yogyakarta 55211

4 Januari 2020

SEORANG lelaki berkacamata hitam dan bertongkat layaknya orang buta dituntun oleh istrinya, mengemis di salah satu pasar yang ada di Sleman. Saat istirahat, si suami melepas kacamata dan membantu istrinya menghitung uang. Selanjutnya ia memakai kacamata lagi, dituntun istrinya ke warung soto dan makan siang.

Kiriman:
Ambar Isnaini, Banaran RT 01 RW 02 Sendangadi Sleman

1 Januari 2020

KETIKA tetanggaku pulang dari ibadah haji, ibuku berkunjung ke rumahnya dan disuguhi berbagai macam oleh-oleh khas Arab. Ketika pulang, ibuku masih komat-kamit makan sesuatu. Ketika saya tanya, ibuku menjawab kalau makan permen dari Arab. Tetapi ternyata ibuku makan kacang Arab beserta kulitnya. "Oh, pantas tidak manis. Rasanya seperti asin," katanya.

Kiriman:
Suhardini, Wb 2/251 RT 10 RW 02 Wirobrajan, Yogyakarta 55252

30 Desember 2019

SABTU 14 Desember 2019, saya menghadiri acara wisuda kelulusan mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta di JEC. Salah satu wisudawan, begitu namanya dipanggil oleh panitia, langsung mendapat tepukan meriah dari para tamu dan wisudawan lain. Bukan karena ia meraih IP tertinggi, tetapi karena nama wisudawan itu Joko Widodo.

Kiriman:
Drs H Suhari, Candi Gebang D-2 Sleman

26 Desember 2019

PERTENGAHAN November lalu adik saya ke Jakarta naik travel dari Yogyakarta. Ia memakai baju biru muda dan celana biru tua seperti seragam sopir. Saat makan di rumah makan Purwokerto, ia digratiskan. Ketika di Jawa Barat, para sopir dipanggil beserta nomor mobilnya, untuk diberi oleh-oleh. Adik saya ikut antre dan mengaku kernet.

Kiriman:
Drs Subagya, Jalan Srikaloko 7 Bugisan Patangpuluhan, Wirobrajan Yogyakarta)

2 Desember 2019

KAMIS 28 November 2019 pagi, suasana kelas sangat gaduh. Saya masuk kelas dan menegur murid-murid dengan suara agak keras, sambil menggenggam hp. Setelah jam istirahat, seorang murid menghampiri saya sambil berkata, "Bu Guru, tadi pagi marah-marah gara-gara setan gepeng." Maksudnya, gara-gara hp. Saya hanya bisa menahan tawa.

Kiriman:
Ulfah Khumayasari SPd, guru SD Negeri Gambiranom Manukan, Condongcatur Depok Sleman

16 Desember 2019

SAYA sering membeli koran KR di Mas Chandra depan BPR Danagung Bakti Jalan Margo Utomo, dekat Tugu Yogya. Tetapi saya sering hanya melihat SST dan TTS yang dimuat KR hari itu. Meskipun lebih sering hanya melihat-lihat koran, Mas Chandra tidak pernah marah. Mungkin karena nama saya dan Mas Chandra hampir sama.

Kiriman:
Chendra Octaria, Jalan Diponegoro 9A RT 012 RW 003 Gowongan Yogyakarta 55232

11 Desember 2019

SUATU sore sepulang kerja, ayahku memanggil ojek online. Entah karena HP ayah eror atau karena faktor lain, yang datang menemui ayahku ada dua driver ojek online. Agar mereka tidak kecewa, dua driver itu tetap diorder. Meskipun driver yang satu hanya mengikuti di belakang driver satunya, dua-duanya tetap dibayar.

Kiriman:
Haura Arzaqi Wijayantri, SMP Muhammadiyah Kutoarjo, Jalan Kliwonan Kutoarjo 54212

12 Desember 2019

SUATU sore sepulang kerja, ayahku memanggil ojek online. Entah karena HP ayah eror atau karena faktor lain, yang datang menemui ayahku ada dua driver ojek online. Agar mereka tidak kecewa, dua driver itu tetap diorder. Meskipun driver yang satu hanya mengikuti di belakang driver satunya, dua-duanya tetap dibayar.

Kiriman:
Haura Arzaqi Wijayantri, SMP Muhammadiyah Kutoarjo, Jalan Kliwonan Kutoarjo 54212

11 Desember 2019

SEORANG ibu yang baru pulang dari Pasar Ngasem Yogyakarta ditanya oleh tetangganya, "œBu, kok nggawa sukun gedhe-gedhe sak ndhas maling kuwi le tuku sisih ngendi?" Si Ibu spontan menjawab, "œSisih kidul dhewe. Kowe ki ya ngawur. Saiki ora ana ndhas maling semene. Cilik-cilik wae wis padha dadi maling

Kiriman:
Suhartoyo, Sribit Kidul, Berbah Sleman