14 Juli 2020

SABTU 27 Juni 2020, saya dan istri gowes keliling objek wisata Rowo Jombor, Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat, Klaten. Beberapa komunitas sepeda pakai kaos dengan berbagai tulisan di punggung mereka: Forem, Rodas, Pitagoras, Bergas, Restu atau Rebo Setu. Ada juga seorang pria pakai kaos putih bertulisan: Godaan Pria Jaman New Normal, Harta Tahta Sepeda.

Kiriman:
Suwarno, Jalan Raya Utara 73 Wedi Klaten 57461)

09 Juli 2020

MUSIM tanam padi belum lama ini, tetangga saya tiap hari harus ke sawah dan yang ada dirumah hanya ibunya yang sudah berusia lanjut. Ia mengamankan uang dan perhiasan miliknya agar tidak hilang, dengan cara membawanya ke sawah. Tetapi uang dan perhiasan yang disimpan di jok motor malah hilang digondol maling, saat ia sibuk bekerja di sawah. (Sumarno, Klumutan RT 14 RW 07 Srikayangan, Sentolo Kulonprogo 55664)

Kiriman:
-

14 Januari 2020

HUT Proklamasi RI serba mengandung angka 17. Pada HUT ke-7 RI, yakni 17-8-1952, jika angka tahunnya dijumlah 1+9+5+2=17. HUT ke-17 yakni 17-8-1962, HUTnya sama persis dengan tanggal 17. HUT ke-71 sekarang 17-8-2016 jika dibaca dari belakang, maka angka 71 sama dengan tanggal 17. HUT ke-98 nanti pada 17-8-2043, jika angka 98 dijumlah 9+8 menjadi 17. Dirgahayu HUT ke-71 RI.

Kiriman:
Drs Krismanto, Perum Puri Citra Indah B4, Jalan Rajawali 2 Sanggrahan RT001/RW 008Condongcatur, Depok, Sleman 55283

14 Januari 2020

PERAYAAN 17-an di Sidomulyo Godean dimeriahkan lomba makan kerupuk secara berpasangan. Ada sepasang suami-istri kreatif, yakni si istri menggigit kerupuk agar tidak bergoyang, kemudian sang suami yang memakan kerupuk sampai habis. Pasangan itu akhirnya meraih rekor tercepat makan kerupuk

Kiriman:
Parjana, Karakan VI RT 2 Rw 12 Sidomoyo, Godean Sleman 55564

14 Januari 2020

MINGGU 7 Agustus lalu ada sebuah radio swasta mengudarakan lagu-lagu dari pagi sampai malam non stop tanpa satu kali pun ada suara penyiar. Usut punya usut ternyata para crew dan penggemarnya wisata di pantai Indrayanti, Gunungkidul. Sebelum berangkat menyetel lagu-lagu.

Kiriman:
Wakidja, Gunungsempu No 25 RT 08 Tamantirto, Kasihan-Bantul)

14 Januari 2020

SEBUAH hajatan di Trirenggo, Bantul, saat para sinoman rampung menyajikan hidangan, sesepuh kampung, Pak Dukuh, mempersilahkan para tamu makan. Tapi situasi gaduh, karena para tamu bicara satu sama lain. Pak Dukuh pun tepuk tangan, tapi para tamu tetap ramai bicara. Lantaran itu Pak Dukuh ambil mikropone dan berseru "Pengumuman, pengumuman, wara-wara" sehingga semua tamu diam, kemudian mengatakan "Berhubung di depan bapak-bapak sudah tersedia unjukan dan dhaharan, kula suwun dipun unjuk kanthi prayogi diawali donga". Para tamu tertawa tapi terus makan, (Kiriman : Suismadi BA RT/RW 001, Trirenggo Bantul)

Kiriman:
Suismadi BA, RT/RW 001, Trirenggo Bantul

14 Januari 2020

Ketika naik bus jalur arah Demakijo Sleman, awal Agustus lalu, seorang penumpang dari Jogoyudan mendengar kenek minta sopir berhenti, karena ada calon penumpang yang mau naik. Tapi tiba-tiba HP sopir berbunyi, kemudian ia ngobrol sambil menjalankan bus. Semua penumpang tenang. Tapi setelah lewat sekitar 500 meter, saat sopir memanggil keneknya tidak juga ada jawaban. Begitu ditoleh ke belakang, tak kelihatan batang hidungnya si kenek. Akhirnya Sopir dan penumpang sadar kalau sang kenek sudah ketinggalan bus, kemudian bus dihentikan menunggu kenek

Kiriman:
Sunaryono, Jogoyudan Jt 3/524 Yogyakarta 55232

14 Januari 2020

ROMBONGAN turis dari Korea bikin heboh di arena pentas reog dan jatilan di Gunungkidul. Salah seorang dari mereka langsung berbaurdengan penonton saat musik iringan mulai ditabuh. Setelah guide bingung mencari, si turis perempuan dari Korea itu ditemukan sedang asyik nonton dekat penabuh gong. Bahkan ia berniat membawa keluarganya ke Indonesia untuk nonton reog.

Kiriman:
WA Sutanto, Sambeng Sambirejo, Ngawen Gunungkidul 55853

14 Januari 2020

SEORANG petani di Sleman jengkel karena tanaman padi Cisadanenya dilalap tikus. Segera tanaman padinya dipangkas hingga 'ngepok' kemudian disiangi, dipupuk urea dan TSP. Ketika padinya mulai matang, sawahnya disebari kapur barus, belerang dan garam. Ternyata padinya bisa dipanen 75 persen. (Kiriman: Triwahyono, Godean Sleman)

Kiriman:
Triwahyono, Godean Sleman

14 Januari 2020

DEMAM Pokeman Go kini sering diplesetkan menjadi 'Pekokmen Lho' yang maknanya 'Bodho Banget'. Pasalnya, tak sedikit orang tertabrak kendaraan, tercebur ke sungai, bahkan masuk jurang gara-gara bermain Pokemon Go.

Kiriman:
Agus Susanto, Cangakan RT 05 RW X Nusukan, Solo 57135

14 Januari 2020

HUJAN deras menyebabkan banjir, sehingga kolam ikan milik seorang warga Boyolali Jawa Tengah jebol dan ikannya lepas bebas di sungai. Peristiwa ini cepat tersebar luas di kalangan masyarakat, sehingga banyak yang lantas terjun ke sungai membawa jala. Selain itu, banyak yang membawa pancing. Yang tidak hobi mancing pun ikut-ikutan beli alat pancing untuk turut 'lomba mancing' yang berlangsung beberapa hari. (Kiriman : Win Arbowo Setyawan, Blegung, Poncowidodo, Simo, Boyolali)

Kiriman:
Win Arbowo Setyawan, Blegung, Poncowidodo, Simo, Boyolali

14 Januari 2020

GELAR budaya di Taman Budaya Yogya 27 Juli lalu dimeriahkan tari Tayub. Penarinya mengajak penonton ikut menari, namun tak semuanya mau ikut menari. Tapi dua turis bule yang semula hanya nonton dan tidak diajak menari, nyelonong ke arena dan berusaha keras menirukan lenggak-lenggok para penari Tayub. Pandangan penontonpun lebih terfokus ke arah dua turis yang menari sambil terus-menerus melihat gerakan para penari Tayub.

Kiriman:
Eko Rochmat, Gilangharjo RT 01 Pandak, Bantul 55761