KETIKA aku dan temanku berjalan menuju Masjid Al Munawwarah Timoho Yogyakarta, kami melihat sepasang kakek dan nenek sedang berada di dekat gerobak. Si kakek berdiri di samping gerobak, sedangkan si nenek sedang makan di atas gerobak yang ada tulisan warna putih: Biar begini, yang penting halal. (M Kiflain Nurrahman, Perum BSA 2 Joho 18 Gununggempal Giripeni, Wates Kulonprogo 55612)

Kiriman:
,

PARA siswa salah satu Madrasah Tsanawiyah di Purbalingga saat itu sudah pulang semua. Aku nermaksud mengecas hp di ruang kelas paling ujung, dekat kebun dan kamar mandi. Ketika aku siap masuk lewat jendela, mendadak juga muncul kepala dari dalam. Spontan kami berteriak bersamaan. Setelah sadar, ternyata itu kepala temanku yang sedang duduk-duduk di kelas. (Akmal Ardiansah, Perum Jatimulyo Baru B-10 Kricak, Tegalrejo Yogyakarta)

Kiriman:
,

13 September 2019

MINGGU 8 September 2019, Pagar Kaki Langit DIY mengadakan pertemuan di rumah Ibu Aris Irianti di Kutoarjo Purworejo. Rombongan dari Yogya 30 orang naik bus wisata. Kegiatan pertemuan antara lain mengisi teka teki silang dan disuguhi aneka makanan. Salah satunya clorot, jajanan khas Purworejo.

Kiriman:
Chendra Octaria, Jalan P Diponegoro 9A RT 012 RW 003 Gowongan, Yogyakarta 55232

13 September 2019

KETIKA instansi kami menjadi tempat penilaian lomba tingkat kabupaten, sehari sebelumnya kami siapkan ruang khusus laktanasi. Selesai penilaian, salah satu penilai menanyakan, kenapa di lemari es ruang laktanasi ada paku dan penjepit gorden. Ternyata saat persiapan ada teman yang meletakkan dua benda itu dan lupa mengambilnya lagi.

Kiriman:
Yustinus Christian, Depok Dusun Gandekan RT 003 Bantul

12 September 2019

RABU pekan lalu, ada warga tetangga dusun punya hajat. Tetanggaku yang sudah biasa bertugas di patehan, diminta bertugas menggodok air untuk minum para tamu. Saat itu mungkin petugas yang mengurusi konsumsi lupa memberi makan siang untuk tetanggaku. Ia kemudian pura-pura lupa membuatkan minuman untuk ibu-ibu yang rewang di dapur, sehingga ibu-ibu itu mengeluh karena kehausan.

Kiriman:
Suprobo BA, Pare Godean Sleman

11 September 2019

SAAT diajak njagong manten oleh ibu saya, terlihat di luar gedung resepsi banyak karangan bunga ucapan selamat untuk pasangan pengantin. Salah satunya berisi tulisan: "Dari Yang Pernah Terluka", disertai nama seorang pria dan wanita dalam karangan bunga tersebut.

Kiriman:
Alvarizqi Atmaja, Jalan Tinalan 462

8 September 2019

TEMAN yang tinggal di Sentolo Kulonprogo kedatangan rombongan wisatawan asal Spanyol. Mereka melihat sumur yang ada kerekan dan timba air. Ia kesulitan menjelaskan sumur tradisional dengan kelengkapannya itu dalam bahasa Spanyol. Meski terbata-bata sambil membolak-balik kamus, teman saya bisa juga menjelaskannya.

Kiriman:
Efiyati, Jeruklegi RT 22 Banguntapan Bantul 55198

7 September 2019

PAK Haffan pensiunan guru MAN 3 Sleman, tiap Sabtu rajin ikut badminton di madrasah. Selesai badminton menyambangi teman-temannya yang saat ini dimutasi di MAN 3 Sleman. Salah satu teman beliau bercerita kalau sekarang bisa bersiul sambil sikat gigi. Maksudnya, ia bersiul bisa sambil menyikat gigi palsunya yang dilepas terlebih dulu.

Kiriman:
Jazamah Fitriyatun, MAN 3 Sleman, Jalan Magelang Km 4 Sinduadi, Mlati Sleman)

5 September 2019

BELUM lama ini istri saya bertugas sebagai panitia ujian tulis calon mahasiswa perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Saat ujian berlangsung, dia minta tandatangan kehadiran kepada semua peserta ujian. Ia tidak bisa menahan tawa, karena ada seorang peserta bernama Jian Ayune Sundul Langit.

Kiriman:
Ganjar Andaka, Jurusan Teknik Kimia IST Akprind Yogyakarta)