SAAT saya membeli jamu di warung langganan, ada seorang bule melintas sambil bertanya, What is his? Si penjual jamu menjawab, 'Jamu empon-empon and the corona modar, Tuan. Si bule kemudian membeli empon-empon dan langsung meminumnya. Kemudian ia berkata, Jamu emponempone manjur, nggih? (Titiek T, Jalan Melati Wetan 5/284 Perum Condongcatur)

Kiriman:
,

TEMAN saya yang sudah punya dua cucu punya kebiasaan agak aneh. Setiap hari ia mendatangi salah satu rumah sakit terkenal di Kota Pati. Bukan untuk berobat atau besuk orang sakit, tetapi hanya untuk melihat wajah perempuan petugas parkir sepeda motor di rumah sakit tersebut. Padahal si mbak petugas parkir itu tidak tahu kalau sedang dilihat teman saya. (Susanto Sagipah, Jalan Kolonel Sugiyono GBKT 8 Desa Winong Pati 59112)

Kiriman:
,

15 September 2019

ANAK saya bertanya kepada simbah putrinya mengenai arti kata jomblo. Dijawab bahwa artinya tidak "˜punya pasangan"™. Anak saya menyahut, "Kalau begitu Mbah Uti jomblo, ya? Ikut Take Me Out saja, Mbah, biar tidak jomblo lagi." Mbah Putri hanya tersipusipu, mungkin membayangkan ikut program tayangan salah satu TV swasta itu.

Kiriman:
Noor Diah Marinti, Jalan Jayaningprangan 6 Yogyakarta 551111

15 September 2019

ANAK saya bertanya kepada simbah putrinya mengenai arti kata jomblo. Dijawab bahwa artinya tidak "˜punya pasangan"™. Anak saya menyahut, "Kalau begitu Mbah Uti jomblo, ya? Ikut Take Me Out saja, Mbah, biar tidak jomblo lagi." Mbah Putri hanya tersipusipu, mungkin membayangkan ikut program tayangan salah satu TV swasta itu.

Kiriman:
Noor Diah Marinti, Jalan Jayaningprangan 6 Yogyakarta 551111

13 September 2019

MINGGU 8 September 2019, Pagar Kaki Langit DIY mengadakan pertemuan di rumah Ibu Aris Irianti di Kutoarjo Purworejo. Rombongan dari Yogya 30 orang naik bus wisata. Kegiatan pertemuan antara lain mengisi teka teki silang dan disuguhi aneka makanan. Salah satunya clorot, jajanan khas Purworejo.

Kiriman:
Chendra Octaria, Jalan P Diponegoro 9A RT 012 RW 003 Gowongan, Yogyakarta 55232

13 September 2019

KETIKA instansi kami menjadi tempat penilaian lomba tingkat kabupaten, sehari sebelumnya kami siapkan ruang khusus laktanasi. Selesai penilaian, salah satu penilai menanyakan, kenapa di lemari es ruang laktanasi ada paku dan penjepit gorden. Ternyata saat persiapan ada teman yang meletakkan dua benda itu dan lupa mengambilnya lagi.

Kiriman:
Yustinus Christian, Depok Dusun Gandekan RT 003 Bantul

12 September 2019

RABU pekan lalu, ada warga tetangga dusun punya hajat. Tetanggaku yang sudah biasa bertugas di patehan, diminta bertugas menggodok air untuk minum para tamu. Saat itu mungkin petugas yang mengurusi konsumsi lupa memberi makan siang untuk tetanggaku. Ia kemudian pura-pura lupa membuatkan minuman untuk ibu-ibu yang rewang di dapur, sehingga ibu-ibu itu mengeluh karena kehausan.

Kiriman:
Suprobo BA, Pare Godean Sleman

11 September 2019

SAAT diajak njagong manten oleh ibu saya, terlihat di luar gedung resepsi banyak karangan bunga ucapan selamat untuk pasangan pengantin. Salah satunya berisi tulisan: "Dari Yang Pernah Terluka", disertai nama seorang pria dan wanita dalam karangan bunga tersebut.

Kiriman:
Alvarizqi Atmaja, Jalan Tinalan 462

8 September 2019

TEMAN yang tinggal di Sentolo Kulonprogo kedatangan rombongan wisatawan asal Spanyol. Mereka melihat sumur yang ada kerekan dan timba air. Ia kesulitan menjelaskan sumur tradisional dengan kelengkapannya itu dalam bahasa Spanyol. Meski terbata-bata sambil membolak-balik kamus, teman saya bisa juga menjelaskannya.

Kiriman:
Efiyati, Jeruklegi RT 22 Banguntapan Bantul 55198

7 September 2019

PAK Haffan pensiunan guru MAN 3 Sleman, tiap Sabtu rajin ikut badminton di madrasah. Selesai badminton menyambangi teman-temannya yang saat ini dimutasi di MAN 3 Sleman. Salah satu teman beliau bercerita kalau sekarang bisa bersiul sambil sikat gigi. Maksudnya, ia bersiul bisa sambil menyikat gigi palsunya yang dilepas terlebih dulu.

Kiriman:
Jazamah Fitriyatun, MAN 3 Sleman, Jalan Magelang Km 4 Sinduadi, Mlati Sleman)

5 September 2019

BELUM lama ini istri saya bertugas sebagai panitia ujian tulis calon mahasiswa perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Saat ujian berlangsung, dia minta tandatangan kehadiran kepada semua peserta ujian. Ia tidak bisa menahan tawa, karena ada seorang peserta bernama Jian Ayune Sundul Langit.

Kiriman:
Ganjar Andaka, Jurusan Teknik Kimia IST Akprind Yogyakarta)