01 Januari 1970

IBU mertua saya yang sudah berusia 80 tahun, akhir-akhir ini punya kebiasaan setiap malam mematikan lampu. Ketika saya tanya mengapa kamarnya selalu gelap, jawabannya seperti ini: ”Agar cahaya tidak dihabiskan di dunia. Cahayanya disimpan buat di alam kubur,” Saya hanya maklum, mungkin orang yang sudah usia lanjut memang sering berpikiran seperti itu.

Kiriman:
Eti Suryati, Kledung Karang Dalem RT 002 RW 001 Banyuurip, Purworejo 54171

01 Januari 1970

KAMIS 23 Juli 2020, saya membeli buku di lapak buku bekas. Setelah sampai di rumah, saya membaca buku yang memang sudah lama saya cari. Saat membaca bab 3, saya mendapati selembar uang kertas limapuluh ribuan di buku nonfiksi tersebut. Selain mendapat buku keren, saya juga dapat uang. Lumayan.

Kiriman:
Sutono, Harjosari Kidul RT 16 RW 04 Adiwerna, Kabupaten Tegal 52194

13 November 2019

SAAT saya bersalaman dengan Ibu Tien Soeharto dalam acara penyerahan Prima Miyarta kepada para eksportir nonmigas di Istana Negara pada 24 November 1994, beliau menyapa lembut, "œNjenengan ki rak Jawa, ta?" Saat itu, selain dari kalangan BUMN, saya memang satu-satunya inlander atau pribumi dari perusahaan swasta yang mendapat penghargaan.

Kiriman:
FS Hartono, Purwosari RT 004 RW 059 Sinduadi, Sleman

13 November 2019

KAMIS 7 November 2019, sekolah tempat saya mengajar memperingati Hari Anak Internasional, salah satu kegiatannya simulasi mitigasi bencana. Begitu riuhnya anak-anak melakukan simulasi. Ada anak kelas satu yang malah duduk bersila sambil mengangkat dua tangannya. Ketika saya tanya, ia menjawab, "Berdoa agar gempanya cepat selesai, Bu.

Kiriman:
Sri Murtini MPd, SDN Semarangan Sidoarum, Godean Sleman

11 November 2019

SEWAKTU istri saya bongkar-bongkar laci meja tulis, merasa kesal karena kertas-kertas yang tersimpan sudah hancur dicabik-cabik tikus. Ketika diamati lagi, beberapa lembar uang yang sudah lama dicari, masih utuh. Tidak selembar pun yang dicacah tikus. Ia pun bergumam, "Ternyata tikus bisa membedakan mana uang dan mana kertas."

Kiriman:
Wariso Waris, Wonosidi Kidul RT 03 RW 13 Wates, Kulonprogo 55232

10 November 2019

MINGGU 3 November 2019 dalam peringatan 120 Tahun RS Bethesda Yogyakarta, digelar fun bike dan fun walk, dengan start dan finis di Alunalun Kidul. Peserta antara lain harus berhenti di pos-pos yang telah ditentukan panitia, untuk minta cap atau stempel tiket undian. Sampai di Jalan Mantrigawen Lor, ada peserta antre berdesakan. Ternyata itu bukan tempat layanan cap atau stempel tetapi tempat pedagang berjualan gethuk dan lopis.

Kiriman:
Ratri, Cokrokusuman JT 2/791 Yogyakarta

10 November 2019

MINGGU 3 November 2019 dalam peringatan 120 Tahun RS Bethesda Yogyakarta, digelar fun bike dan fun walk, dengan start dan finis di Alunalun Kidul. Peserta antara lain harus berhenti di pos-pos yang telah ditentukan panitia, untuk minta cap atau stempel tiket undian. Sampai di Jalan Mantrigawen Lor, ada peserta antre berdesakan. Ternyata itu bukan tempat layanan cap atau stempel tetapi tempat pedagang berjualan gethuk dan lopis.

Kiriman:
Ratri, Cokrokusuman JT 2/791 Yogyakarta

09 November 2019

SEKITAR tiga minggu lalu, tas saya dijambret di Pasar Beringharjo. Spontan saya berteriak, "SST.. SST... TTS." Tas itu memang berisi naskah SST dan jawaban TTS yang akan saya kirim ke KR. Ada seseorang menghibur saya, "Mudah-mudahan tulisan Bapak tetap dikirim ke KR oleh penjambret itu." Ternyata naskah SST itu benar-benar dimuat KR, Jumat 25 Oktober 2019

Kiriman:
Drs Krismanto, Jalan Rajawali 2 Puri Citra Indah B4 Condongcatur, Depok Sleman 55283)

07 November 2019

SAAT aku selesai mengulek bumbu ayam goreng, putriku menghampiri aku dan bertanya, "œBunda, ini untuk ayam?" Saya jawab, "œYa." Kemudian aku mengerjakan pekerjaan lain. Ternyata bumbu itu oleh putriku diberikan kepada ayam tetangga di depan rumah. Ketika aku jelaskan, putriku dengan polosnya hanya tersenyum. Hadeuh.

Kiriman:
Herini Ridianah, Jalan Sindangsari 2 RT 5 RW 10/43B Antapani, Bandung 40291

07 November 2019

SAAT aku selesai mengulek bumbu ayam goreng, putriku menghampiri aku dan bertanya, "œBunda, ini untuk ayam?" Saya jawab, "œYa." Kemudian aku mengerjakan pekerjaan lain. Ternyata bumbu itu oleh putriku diberikan kepada ayam tetangga di depan rumah. Ketika aku jelaskan, putriku dengan polosnya hanya tersenyum. Hadeuh.

Kiriman:
Herini Ridianah, Jalan Sindangsari 2 RT 5 RW 10/43B Antapani, Bandung 40291

05 November 2019

SENIN 9 Oktober 2019, pada jam makan siang saya memesan menu mie ayam pangsit lewat aplikasi ojek online. Setelah mantap, saya menekan tombol. Ternyata nama driver ojek online sama dengan nama saya. Ketika driver mengantar makanan yang saya pesan, saya malu menanyakan namanya. Puncaknya, kami hanya saling lempar senyum.

Kiriman:
Paryadi, Menara Computer Jalan Prof Dr Sardjito 75 Yogyakarta

04 November 2019

IBU saya nyambi jadi driver ojek online. Saya bahagia karena uang jajanku naik jadi Rp 5.000 sehari, tetapi juga sedih karena jarijari tangan ibuku jadi hitam terkena sinar matahari. Pulang sekolah, saya beli dua pasang sarung tangan, warna biru dan ungu kesukaan ibu saya. Pada 7 September lalu, sarung tangan itu saya berikan kepada ibuku, sambil mengucapkan Selamat Ulang Tahun.

Kiriman:
Bagus Wisnuaji, Kelas IX SMPN 1 Temon Kulonprogo 55654