01 Januari 1970

IBU mertua saya yang sudah berusia 80 tahun, akhir-akhir ini punya kebiasaan setiap malam mematikan lampu. Ketika saya tanya mengapa kamarnya selalu gelap, jawabannya seperti ini: ”Agar cahaya tidak dihabiskan di dunia. Cahayanya disimpan buat di alam kubur,” Saya hanya maklum, mungkin orang yang sudah usia lanjut memang sering berpikiran seperti itu.

Kiriman:
Eti Suryati, Kledung Karang Dalem RT 002 RW 001 Banyuurip, Purworejo 54171

01 Januari 1970

KAMIS 23 Juli 2020, saya membeli buku di lapak buku bekas. Setelah sampai di rumah, saya membaca buku yang memang sudah lama saya cari. Saat membaca bab 3, saya mendapati selembar uang kertas limapuluh ribuan di buku nonfiksi tersebut. Selain mendapat buku keren, saya juga dapat uang. Lumayan.

Kiriman:
Sutono, Harjosari Kidul RT 16 RW 04 Adiwerna, Kabupaten Tegal 52194

02 November 2019

KAMIS 26 September 2019, siswa kelas 9 MTsN 1 Yogyakarta mengikuti latihan manasik haji. Bapak-bapak guru dan para siswa membawa pakaian ikram. Saat akan memakai pakaian ikram di sekolah, seorang bapak guru terkejut karena ternyata yang dibawa satu kain ikram dan satu handuk putih, bukan dua kain ikram.

Kiriman:
Dra Ayus DW, MTsN 1 Yogyakarta, Mendungan UH VII/566 Yogyakarta 55163

02 November 2019

REKAN saya driver taksi online belum lama ini menjemput penumpang tiga wanita cantik di Stasiun Maos sekitar pukul 02.00. Mereka minta diantar ke tempat orang "˜pintar"™ untuk minta penglarisan. Rekan saya menduga mereka bukan wanita tulen. Di perjalanan, mereka mengakui memang waria.

Kiriman:
Aribowo, Jalan Gunungsari 11B RT 08 RW 12 Sidanegaran, Cilacap 53223

01 Januari 1970

MBAH saya yang tinggal di Cangkringan Sleman memiliki beberapa pohon nangka yang sedang berbuah dan biasanya dibrongsong menggunakan karung. Karena kehabisan karung, mbah saya membrongsong buah nangka dengan celana kolor miliknya. Suatu hari, brongsongnya hilang dan diganti tulisan: Maaf, celana kolor tak ambil. Maturnuwun.

Kiriman:
Titiek T, Jalan Melati Wetan 5/284 Perum Condongcatur, Depok Sleman

01 Januari 1970

MBAH saya yang tinggal di Cangkringan Sleman memiliki beberapa pohon nangka yang sedang berbuah dan biasanya dibrongsong menggunakan karung. Karena kehabisan karung, mbah saya membrongsong buah nangka dengan celana kolor miliknya. Suatu hari, brongsongnya hilang dan diganti tulisan: Maaf, celana kolor tak ambil. Maturnuwun.

Kiriman:
Titiek T, Jalan Melati Wetan 5/284 Perum Condongcatur, Depok Sleman

01 Januari 1970

TETANGGAKU bernama Joko sedang menguap, mendadak rahangnya tidak bisa mengatup lagi. Istrinya minta tolong tetangga untuk menampar mulut suaminya agar rahangnya pulih, tetapi tidak ada yang mau karena takut dan kasihan. Joko segera diboncengkan sepeda motor ke rumah sakit. Di jalan berlubang, mulut Joko terbentur keras di punggung yang memboncengkannya. Rahangnya langsung terkatup dan pulih lagi. (, )

Kiriman:
Supriyono

01 Januari 1970

TETANGGAKU bernama Joko sedang menguap, mendadak rahangnya tidak bisa mengatup lagi. Istrinya minta tolong tetangga untuk menampar mulut suaminya agar rahangnya pulih, tetapi tidak ada yang mau karena takut dan kasihan. Joko segera diboncengkan sepeda motor ke rumah sakit. Di jalan berlubang, mulut Joko terbentur keras di punggung yang memboncengkannya. Rahangnya langsung terkatup dan pulih lagi.

Kiriman:
Supriyono

01 Januari 1970

SENIN 21 Oktober 2019, teman kami Bu Rohmawati (55 tahun) guru Matematika, bercerita kalau baru saja disalip oleh pengendara sepeda motor yang memakai ban besar. Ketika pengendara motor itu menungging, secara reflek Bu Rohmawati ikut menungging. Sampai dua kali. Setelah tersadar, ia melihat kaca spion. "Untung di belakang saya sepi," katanya.

Kiriman:
Jazamah Fitriyani, MAN 3 Sleman, Jalan Magelang Yogyakarta

01 Januari 1970

SENIN 21 Oktober 2019, teman kami Bu Rohmawati (55 tahun) guru Matematika, bercerita kalau baru saja disalip oleh pengendara sepeda motor yang memakai ban besar. Ketika pengendara motor itu menungging, secara reflek Bu Rohmawati ikut menungging. Sampai dua kali. Setelah tersadar, ia melihat kaca spion. "Untung di belakang saya sepi,"katanya. (Jazamah Fitriyani, MAN 3 Sleman, Jalan Magelang Yogyakarta)

Kiriman:
Jazamah Fitriyani, MAN 3 Sleman, Jalan Magelang Yogyakarta

01 Januari 1970

SELASA 27 Agustus lalu saya dan teman-teman mengunjungi Taman Posong Temanggung. Kata orang, dari Posong kita dapat melihat puncak-puncak gunung Srandil, Sokorini, Sindoro, Sumbing, Sumowono, Andong, Merapi. Ternyata semua itu hanya nama-nama gazebo yang ada di Taman Posong.

Kiriman:
Siska Yuniati, MTsN 3 Bantul, Wukirsari Imogiri Bantul 55782

01 Januari 1970

SELASA 27 Agustus lalu saya dan teman-teman mengunjungi Taman Posong Temanggung. Kata orang, dari Posong kita dapat melihat puncak-puncak gunung Srandil, Sokorini, Sindoro, Sumbing, Sumowono, Andong, Merapi. Ternyata semua itu hanya nama-nama gazebo yang ada di Taman Posong.

Kiriman:
Siska Yuniati, MTsN 3 Bantul, Wukirsari Imogiri Bantul 55782