01 Januari 1970

IBU mertua saya yang sudah berusia 80 tahun, akhir-akhir ini punya kebiasaan setiap malam mematikan lampu. Ketika saya tanya mengapa kamarnya selalu gelap, jawabannya seperti ini: ”Agar cahaya tidak dihabiskan di dunia. Cahayanya disimpan buat di alam kubur,” Saya hanya maklum, mungkin orang yang sudah usia lanjut memang sering berpikiran seperti itu.

Kiriman:
Eti Suryati, Kledung Karang Dalem RT 002 RW 001 Banyuurip, Purworejo 54171

01 Januari 1970

KAMIS 23 Juli 2020, saya membeli buku di lapak buku bekas. Setelah sampai di rumah, saya membaca buku yang memang sudah lama saya cari. Saat membaca bab 3, saya mendapati selembar uang kertas limapuluh ribuan di buku nonfiksi tersebut. Selain mendapat buku keren, saya juga dapat uang. Lumayan.

Kiriman:
Sutono, Harjosari Kidul RT 16 RW 04 Adiwerna, Kabupaten Tegal 52194

01 Januari 1970

SEORANG teman guru bercerita ketika sedang mengajar, ia minta siswa membuka buku pelajaran tentang bangun datar. Persegi dan segitiga adalah bangun datar. Lalu ia bertanya kepada siswa, "œKubus termasuk bangun apa?" Serentak siswa menjawab, "œBangun tidur, Bu!" Kemudian mereka tertawa.

Kiriman:
Vitria Mardiyati, guru SMP Diponegoro Depok, Sembego Maguwoharjo, Depok Sleman

01 Januari 1970

SEORANG teman guru bercerita ketika sedang mengajar, ia minta siswa membuka buku pelajaran tentang bangun datar. Persegi dan segitiga adalah bangun datar. Lalu ia bertanya kepada siswa, "œKubus termasuk bangun apa?" Serentak siswa menjawab, "œBangun tidur, Bu!" Kemudian mereka tertawa.

Kiriman:
Vitria Mardiyati, Guru SMP Diponegoro Depok, Sembego Maguwoharjo, Depok Sleman

01 Januari 1970

TEMAN saya baru saja mendapatkan amplop yang diyakini berisi uang transpot dari kantor tempat ia bekerja, sehingga ia bergegas bermaksud membeli buah. Sampai toko buah, ia terkejut karena ternyata isi amplop hanya kertas kecil catatan bon pinjaman. Uang transpot sudah habis dipotong untuk mengembalikan kas bon.

Kiriman:
Agung Hartono, Garuman Kalitengah, Wedi Klaten 57461

01 Januari 1970

BARU-BARU ini saya mengikuti wisata keluarga besar Penimo di objek wisata Pinus Becici di Muntuk Dlingo Bantul. Di jalan, saya melihat rambu peringatan yang cukup menarik perhatian: Aja grusa-grusu. Tiba lara. Jatuh di Aspal Tidak Seindah Jatuh Cinta.

Kiriman:
Suwarno, pedagang keliling mainan anak-anak, Jalan Raya Utara 73 Wedi Klaten 57461

01 Januari 1970

SEORANG kakek bingung ketika mau menanam ari-ari cucunya. Kebetulan cucunya lahir laki-laki. Menurut adat Jawa, kalau anak laki-laki ari-arinya ditanam di sebelah kanan rumah orangtuanya. Namun di kanan rumah sudah pinggir jalan, akhirnya ari-arinya tetap ditanam di kiri rumah, walaupun ia cucu lelaki.

Kiriman:
Suprobo, Sidorejo Godean 55564

01 Januari 1970

BEBERAPA kali nonton pergelaran wayang oleh dalang Ki Seno Nugroho, saya lihat saat adegan Limbukan ada dua orang berjoget di depan panggung dengan kostum unik. Namanya Surono dan Mbah Min, mengaku melakukan hal itu untuk nguri-uri budaya Jawa dan punya Komunitas Tamba Stres atau Kotes.

Kiriman:
Agus Maryadi, Kajor RT 03 RW 01/136 Nogotirto, Gamping Sleman

01 Januari 1970

SEORANG ibu guru yang baru saja mendapatkan SK Mutasi di MTsN 6 Kulonprogo merasa sedih, bahkan sampai menangis. Penyebabnya ia mendapat SK baru di Medan. Tetapi kemudian ia tersenyum sendiri, setelah sadar dari tidurnya. Ternyata ia baru saja bermimpi. Ada-ada saja, ternyata efek mutasi besar-besaran di Kemendag DIY sampai terbawa mimpi.

Kiriman:
Drs Sutanto, MTsN 6 Kulonprogo, d/a Brosot Galur Kulonprogo

01 Januari 1970

SEORANG ibu guru yang baru saja mendapatkan SK Mutasi di MTsN 6 Kulonprogo merasa sedih, bahkan sampai menangis. Penyebabnya ia mendapat SK baru di Medan. Tetapi kemudian ia tersenyum sendiri, setelah sadar dari tidurnya. Ternyata ia baru saja bermimpi. Ada-ada saja, ternyata efek mutasi besar-besaran di Kemendag DIY sampai terbawa mimpi.

Kiriman:
Drs Sutanto, MTsN 6 Kulonprogo, d/a Brosot Galur Kulonprogo

01 Januari 1970

PEMILIHAN kepala desa di Kabupaten Klaten yang akan dilaksanakan Rabu Pahing 9 Oktober mendatang, akan ada pertarungan antara bapak dan anak. Di Desa Baturan Kecamatan Gantiwarno ada dua calon, yakni Slamet Sutrisno sebagai petahana dengan nomor urut 2 dan Fery Wibowo nomor urut 1, anak kandung Slamet Sutrisno.

Kiriman:
Riefqy Ramadhansyah, Kampus Amikom Seturan Yogyakarta

01 Januari 1970

BELUM lama ini saya mengantar Simbah menghadiri resepsi pernikahan di Sleman, mengendarai sepeda motor. Di jalan, kehabisan bensin sehingga saya harus menuntun motor. Sampai di SPBU, petugas mengatakan ada pertalite dan premium, tetapi Simbah menolak dan mengajak saya ke tempat lain. Sampai di penjual BBM eceran, Simbah membeli bensin atau premium dua botol.

Kiriman:
Titiek T, Jalan Melati Wetan 5/284 Perum Condongcatur