Biennale Bank Sampah, Inovasi Pengelolaan Limbah

KLATEN, KRJOGJA.com – Sisa-sisa barang bekas atau limbah seringkali menjadi barang yang dijauhi dan dibuang. Padahal jika cermat, sisa barang bekas bisa menjadi hasil karya seni yang menarik, bermanfaat, dan memiliki nilai ekonomi.

Seperti yang ditampilkan dalam pameran bertajuk Biennale Bank Sampah 2020 di Ruang Bersama, Dukuh Mogok, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (23/07/2020). Pameran yang digelar selama sepekan ini menampilan 200-an karya seni berbahan baku limbah atau sampah.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Klaten, Wahyu Prasetyo, mengatakan, kegiatan Biennale Bank Sampah 2020 merupakan hasil kerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten dengan para seniman dari Sanggar Lima Benua.

“Kita harus memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada teman-teman mitra kerja kita dari Sanggar Lima Benua dan stakeholder yang mungkin sudah lima sampai sepuluh tahun yang lalu sudah berupaya mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi saat ini perlu mengasah diri menggali potensi dan berinovasi dalam pengelolaan sampah. Hal ini harus dilakukan secara berkelanjutan. Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Untuk itu, masyarakat diajak untuk tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Event-event semacam ini perlu kita adakan. Tujuannya mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara benar,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI