Bupati Bakal Bentuk Satgas dan Gugus Tugas Anak, Ini Maksudnya

“Maka butuh satgas gugus tugas anak di lapangan untuk tindakan antisipasi pencegahan kasus kekerasan, perundungan dan pembulyan pada anak. Rencananya kami akan membuat satgas dan gugus tugas layak anak sampai level kelurahan. Yang jelas saat ini Bantul sudah pada level Madya kami berharap naik 3 lagi yakni menuju ke Nindya, Utama kemudian lanjut ke KLA” urainya.

Kepala Seksi Perlindungan Hak-hak Perempuan dan Anak Dinsos Bantul, Sugondo SKM menegaslan Bantul ditargetkan dapat menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2025. Adapun sebuah daerah berhasil menjadi KLA jika kabupaten tersebut terbebas dari diskriminasi dan kekerasan pada anak.

Dia menegaskan untuk mencapai KLA dibutuhkan satu kelembagaan dan 5 kluster. Lima kluster tersebut adalah kluster hak sipil dan kebebasan, kluster pengasuhan alternatif dan lingkungan keluarga,
kluster kesehatan dasar dan kesejahteraan, kluster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan serta kluster perlindungan khusus.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bantul Zainul Zain menegaskan prinsip KLA bagaimana pemerintah secara terpadu dan holistik mmemperhatikan hak anak mulai perencanaan pembangunan, penganggaran hingga pelaksaaan dimana suara anak, aspirasi mereka didengar. Selain itu ada kepedulian dan mempertimbangkan hak-hak anak saat mengambil kebijakan. (Aje)

BERITA REKOMENDASI