Dampak Pandemi Jadi Perhatian Khusus Rencana Pembangunan

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Dampak Pandemi Covid-19 menjadi perhatian khusus Kabupaten Temanggung dalam menyusun dan merancang perda APBD tahun 2021. Selain raperda tersebut disusun juga berdasarkan prioritas pembangunan untuk menjaga kesinambungan perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.

” Pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sendi sosial maupun ekonomi, maka pembangunan disusun untuk penguatan dan pemulihan dari dampak negatif pandemi Cobid-19,” kata Bupati Temanggung Al Khadzik, saat penyampaian rancangan perda APBD tahun 2021 pada sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, Kamis (19/11).

Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Yunianto dan diikuti segenap anggota dewan serta pejabat di jajaran birokrasi pemkab setempat, Bupati Temanggung Al Khadzik mengatakan dampak pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pula terhadap tatanan pengelolaan keuangan daerah, maka iu pemerintah daerah perlu melakukan singkronisasi dan perhitungan yang matang. Sehingga didapat postur anggaran APBD yang ideal. “Dengan demikian penyusunan RAPBD tahun 2021 harus disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan keuangan daerah,” kata dia.

Dikemukakan pada RAPBD Tahun 2021 anggaran pendapatan diestimasi sebesar Rp 1,853 triliun, dengan PAD Rp 260 miliar, yang terdiri dari pajak daerah Rp 40 miliar, retribusi daerah Rp 8 miliar, pengelolaan keayaan daerah yang dipisahkan Rp 14 miliar, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 197 miliar.

BERITA REKOMENDASI