Driver Elpiji ‘Nyambi’ Edarkan Sabu

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pengemudi truk pengangkut LPG asal Pasarkliwon, Solo, AT (44) ditangkap Satresnarkoba Polres Karanganyar. Ia kedapatan memiliki 9,27 gram sabu-sabu dari hasil penggeledahan di dalam mobilnya.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan AT dihentikan paksa saat melintas di depan Gedung Wanita Karanganyar beberapa waktu lalu. Sebelumnya, ia sempat lolos dari kejaran aparat usai mengonsumsi sabu-sabu di sebuah vila di Tawangmangu. Kapolres mengatakan, AT diduga badar sabu-sabu yang melayani permintaan barang haram itu dari wilayah Karanganyar sampai Solo dan sekitarnya.

“Saat penangkapan, disita 15 paket sabu-sabu yang sudah dikemas dan siap edar. Totalnya 9,27 gram. Dari bobotnya, ini merupakan kasus cukup serius,” kata Kapolres kepada wartawan dalam gelar barang bukti di Mapolres, Rabu (9/9).

Barang bukti berupa sabu-sabu dan mobil Suzuki Baleno AD 7352 MA yang dinaikinya dihadirkan saat gelar barang bukti. Kapolres mengatakan sedang menyisir jaringan peredaran narkoba dari informasi AT. Diduga kuat, ia memiliki penyuplai.

Sementara itu AT, pria dua anak ini mengaku sudah empat tahun mengonsumsi sabu-sabu. Namun, baru setahun terakhir menjualnya ke teman-teman. Ia berbisnis ilegal ini bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keuntungan habis dipakainya membeli sabu dan dipakai sendiri.

“Satu gram sabu Rp1 juta. Saya pakai karena badan enak dan semangat. Saya pakai setelah bekerja, malam hari. Saya beli dari teman. Sekali beli itu kadang satu gram, kadang lima gram,” ungkap AT

Pelaku dijerat menggunakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35/ 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. (Lim)

BERITA REKOMENDASI