Ganjar Pranowo ‘Hadiri’ Pengukuhan Polosoro

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri pengukuhan pengurus Paguyuban Kepala Desa, Lurah dan Perangkat Desa se-Purworejo (Polosoro) secara online di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (5/8). Gubernur melakukan siaran langsung dengan aplikasi telekonferensi dan berpesan agar kepala desa fokus membantu pemerintah dalam menekan pertambahan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Gubernur mengingatkan, tugas pemerintah semakin berat merespons perkembangan Covid-19, apabila tidak didukung peran serta masyarakat, termasuk desa. “Situasi tidak mudah, ini ujian yang paling berat dan agar ringan, maka kita harus bergandengan tangan. Butuh kerja sama elemen pemerintahan dan masyarakat,” tegas Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga mengingatkan para kades untuk konsisten menerapkan program Jogo Tonggo Covid-19. Jogo Tonggo adalah salah satu ujung tombak penanganan Covid-19 yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

Gubernur mengapresiasi suksesi kepengurusan Polosoro periode 2020 – 2023. “Saya mengapresiasi proses panjang pemilihan kemarin, sehingga menghasilkan pemimpin secara aklamasi,” ungkapnya.

Pengukuhan pengurus Polosoro dilakukan Bupati Purworejo Agus Bastian. Dalam sambutannya, bupati mengemukakan, Polosoro harus kokoh dan fokus mendorong pembangunan di desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, katanya, tetap akan fokus membangun desa dengan mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk tahun 2020 dan 2021. “DD dipastikan akan terus berlanjut dan tidak kena kebijakan refocusing anggaran. Tahun 2021 juga tetap ada alokasi, hanya jumlahnya sama dengan sekarang karena imbas pandemi,” tuturnya.

Bupati berharap kepala desa hati-hati dan amanah dalam pengelolaan anggaran desa, sehingga tidak terjerat masalah hukum di kemudan hari. “Hati-hati gunakan anggaran desa, selalu laksanakan sesuai regulasi yang ada. Selain itu, apabila ada yang belum mendapat bansos, segera koordinasikan dengan Dinsos atau Dinpermades,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Polosoro Suwarto menambahkan, pengurus akan segera melaksanakan rapat kerja untuk menentukan program. Para pengurus, lanjutnya, akan fokus mengawal tata niaga pupuk yang saat ini masih kendala bagi petani Purworejo. “Untuk jangka pendek, isu kelangkaan pupuk akan kami kawal. Adapun terkait pilkada, kami bersikap netral,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI