Kapolda Jateng Siap Jadi Penengah Konflik Kraton Surakarta, Asalkan….

SOLO, KRJOGJAcom – Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. mengatakan kalau memang diminta kedua belah pihak kubu keluarga kraton Kasunanan Surakarta yang bersengketa pihaknya tidak berkeberatan menjadi penengah dalam konflik keluarga di Kraton Kasunanan Surakarta yang hampir 17 tahun tak kunjung selesai.

“Sebetulnya yang lebih pas ya Dinas atau Kementrian Kebudayaan, kalau kepolisian ketika ada dugaan muncul peristiwa pidana. Tapi kalau diminta dua keluarga yang konflik bertahun-tahun , saya jadi wasit, penengah ya tidak keberatan,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, menjawab pertanyaan wartawan saat gelar perkara memberantas premanisme di Mapolresta Solo, Jumat (26/2/2021).

Ada figur penengah di pusaran konflik Kraton Surakarta yang dipercaya oleh kedua belah pihak yang bertikai di Kraton Surakarta pertama kali dilontarkan oleh Kepala Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Sahid Teguh Widodo saat ditanya solusi konflik di Kraton Kasunanan Surakarta yang selama 17 tahun sejak tahun 2004 tidak ada penyelesaian tuntas. Menurut Kepala Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS).

BERITA REKOMENDASI