KemenPUPR Kebut 5.146 Paket Pekerjaan Senilai Rp 75 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2020 guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Akibat terjadinya Pandemi COVID-19, Kementerian PUPR melakukan realokasi dan refocusing anggaran dari Rp 120,2 triliun menjadi Rp 75 triliun dengan 5.146 paket pekerjaan.

“Dampak dari Pandemi COVID-19 bagi Indonesia sangat berat, di mana alat penggerak ekonomi yang diharapkan hanya APBN. Sebagai Kementerian yang bertugas membelanjakan uang negara, Kementerian PUPR harus bisa berkontribusi untuk percepatan ekonomi dengan mempercepat pelaksanaan lelang,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (23/6).

Dari 5.146 paket pekerjaan sebanyak 3.577 paket atau 70 persenbsenilai Rp 35,2 triliun sudah terkontrak, 1.218 paket atau 23 persen senilai Rp 37,7 triliun dalam proses lelang dan 351 paket atau 7 persen senilai RP 13,7 triliun belum proses lelang. Progres paket pekerjaan yang sudah terkontrak pada Juni 2020 ini lebih tinggi dibanding dengan tahun lalu. Pada Juni 2019 sebanyak 3.410 paket terkontrak dan Juni 2020 sebanyak 3.577 paket.

BERITA REKOMENDASI