KKN UMY Bantu Perbaikan Alat Kesehatan Puskesmas Saptosari

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan perbaikan pada alat kesehatan di Puskesmas Saptosari Gunungkidul. Kegiatan tersebut cukup membantu Puskesmas yang selama ini tidak bisa memanfaatkan alat yang ada.

“Sebelumnya kami melakukan survei dan menemukan persoalan pada alat serilisator yang setiap dihidupkan membuat listrik mati pada sumber tegangan PLN,” kata Wisnu Kartika selaku dosen di Program Vokasi Jurusan D3 Teknologi Elektromedis kepada KRjogja.com.

Dari persoalan tersebut, Tim KKN PPM UMY yang dikoordinir oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M UMY) melakukan program pengabdian masyarakat dengan menurunkan tim yang terdiri mahasiswa KKN dan tim laboran dari UMY.

Pada tanggal 6 Februari 2020 dilaksanakan proses kegiatan perbaikan alat kesehatan yang diikuti oleh tim KKN 113 (10 orang) dan 046 (1 orang perwakilan), Dosen dan Laboran dan mahasiswa semester 4 D3 Teknologi Elektromedis. Setelah proses perbaikan dilakukan penutupan dan evaluasi dari kegiatan tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata alat sterilisator ini bekerja pada tegangan 220 V AC dan aliran listrik pada lantai dua Puskesmas Saptosari tidak mencapai 220 V AC. Maka saran dari tim UMY adalah dengan menggunakan genset yang tersedia.

Dikarenakan ketika menggunakan genset, alat tersebut dapat bekerja dengan baik. Pada alat ECG, tim kami menyarankan bahwa apabila alat ECG tersebut dipakai pada pagi hari maka elektrodanya dibersihkan pada sore hari. Supaya elektroda tersebut dapat dipakai dan lebih awet.

Kepala Puskesmas Saptosari Ridwan mengatakan sangat berterimakasih karena tim KKN UMY telah membantu perbaikan peralatan kesehatan yang ada di Puskesmas Saptosari. (*)

 

BERITA REKOMENDASI