Kompleks Makam Adipati Cokronegoro Bulus Direvitalisasi

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah pusat merevitalisasi kawasan sekitar makam Adipati Cokronegoro dan KH Zarkasyi Nawawi di Desa Bulus Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Pembangunan itu bersumber dari dana aspirasi anggota DPR RI senilai kurang lebih dua miliar rupiah.

Kepala Desa Bulus Damanhuri mengatakan, dana dari APBN itu diperjuangkan anggota DPR Fraksi PDIP Sujadi. Pemdes mengajukan proposal kepada pemerintah pusat lewat bantuan anggota DPR RI itu. “Terima kasih kepada beliau karena dana aspirasi bisa turun untuk membantu membangun desa kami,” ucapnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (02/10/2020).

Revitalisasi kawasan itu difokuskan pada pembangunan lahan parkir, jalan masuk areal makam, dan lampu penerangan. Pemdes membuka jalan baru di sisi timur makam, lalu lahan parkir di sebelah utara makam.

Pembangunan itu akan menambah daya tampung kendaraan. Lahan parkir itu diperkirakan mampu menampung hingga 500 mobil dan lebih dari 800 sepeda motor. Parkir motor dan mobil akan dibuat terpisah.

Menurutnya, pembangunan kawasan untuk mengakomodasi pengunjung yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun. Kawasan wisata religi itu dikunjungi sedikitnya sepuluh ribu orang pertahun.

Pengelolaan kawasan itu, lanjutnya, diserahkan kepada Lembaga Pariwisata Desa Bulus karena lahan kompleks itu merupakan tanah kas desa. “Potensinya sangat besar, setiap tahun rata-rata bisa Rp 40 juta – Rp 50 juta hanya dari parkir karena memang belum ada retribusinya. Pendapatan itu dikembalikan lagi untuk pengelolaan kawasan tersebut,” tuturnya.

Rencananya, kata Damanhuri, pembangunan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya. “Rencana selanjutnya adalah membangun musala, pusat oleh-oleh, pos retribusi, dan melengkapi lampu penerangan jalan,” terangnya.

Damanhuri berharap pembangunan selesai tepat waktu dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Harapan pemdes revitalisasi itu mampu meningkatkan pendapatan sektor wisata dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Bulus,” tandanya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI