Libur Lebaran Pasar Tradisional Diserbu Pengunjung

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pasar tradisional dan pusat perbelanjaan serta rumah makan diserbu pengunjung selama libur Lebaran. Akibatnya terjadi kerumunan massa dan rawan menyebabkan penyebaran virus Corona. Pihak pengelola diminta memperketat pengawasan terkait protokol kesehatan (Prokes). Sanksi bagi pelaku pelanggaran tetap diberlakukan sebagai penegakan aturan sekaligus pencegahan munculnya klaster baru.

“Dua hari ini terhitung Jumat dan Sabtu (14-15/05/2021) ada peningkatan aktivitas masyarakat. Pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan rumah makan diserbu pengunjung. Protokol kesehatan tetap wajib berlaku. Petugas sudah melakukan patroli dengan melibatkan pihak pengelola setempat,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Sabtu (15/05/2021).

Satpol PP Sukoharjo melakukan patroli ke lokasi untuk memastikan protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Tidak hanya sekedar memakai masker saja, Heru menegakan termasuk juga menjaga jarak dan penyemprotan disinfektan dilokasi tempat usaha baik pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan rumah makan.

Antrean pengunjung ditemukan Satpol PP Sukoharjo ditempat kasir atau pembayaran dan parkir kendaraan. Petugas langsung memberikan teguran kepada pihak pengelola dan pelaku pelanggaran protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona.

“Situasinya sekarang masih pandemi virus Corona. Masyarakat kami minta menahan diri dan tidak memaksakan beraktivitas di luar rumah karena bisa menimbulkan kerumunan massa. Tetap patuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono mengatakan, aktivitas di pasar tradisional meningkat signifikan usai Lebaran. Pengunjung datang untuk membeli bahan kebutuhan pokok pangan. Tingginya aktivitas membuat pihak pengelola pasar tradisional memperketat pengawasan.

“Di masing masing pasar tradisional sudah ada petugas terkait pengawasan protokol kesehatan. Memang dalam dua hari terakhir terjadi peningkatan signifikan pengunjung. Pasar jadi ramai dan terjadi kerumunan massa. Petugas sudah melakukan pengaturan sebagai pencegahan penyebaran virus Corona,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI