Lolos Penyekatan, Pemudik Didata Desa

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Temanggung mendata pemudik yang telah sampai di rumah untuk kemudian diminta menjalani swab antigen. Pemudik yang reaktif harus menjalani prosedur dengan pengobatan sedangkan yang non reaktif tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 5 hari.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowandi mengatakan penyekatan dilakukan di empat titik pospan yang ditempatkan di pintu masuk Temanggung, yakni di Bejen, Kledung, Pringsurat dan Kranggan. Kendaraan berplat nomor jauh akan jadi sasaran pemeriksaan. Pemeriksaan meliputi surat-surat dan kesehatan.

“Ada sejumlah kendaraan yang diminta putar balik atau dikembalikan. Mereka yang ada di kendaraan harus menjalani swab antigen,” katanya disela pemantauan pos penyekatan, Sabtu (08/06/2021).

Dikatakan Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan, Desa hingga RT/RW menjadi tulang punggung Satgas Covid-19 tingkat kabupaten. Sebab mereka yang berhadapan langsung dengan warga, terutama mereka yang lolos dari pemeriksaan dan telah sampai di desa,

Sedangkan pantauan arus lalu lintas, disampaikannya, untuk tahun ini tidak begitu ramai seperti tahun-tahun yang lain. Semoga hal itu berlangsung sampai lebaran. “Imbauan pemerintah untuk tidak mudik mudah-mudahan ditaati oleh semua warga termasuk warga Temanggung yang ada di luar daerah,” kata dia.

Pada warga, himbau Benny, untuk kurangi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan. Pada saat malam takbiran untuk tidak lakukan takbiran keliling. Takbiran cukup masjid atau mushola kampung termasuk salat Idul Fitri, tidak harus ditempat besar atau luas, tetapi bisa di lingkungan. “Jika nanti nekad takbir keliling, akan dibubarkan,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI