Masjid Al Hijrah Ubah Perilaku ‘Ma Lima’ Menjadi Masyarakat Religius

SOLO (KRJOGJA.COM)- Upaya warga asli Karangasem, Laweyan, Solo H Puspo Wardoyo untuk meng hijrahkan perilaku warga kampung Karangasem yang semula jahiliyah berubah menjadi religius berhasil seiring dengan masifnya kegiatan keagamaan serta pemberdayaan masyarakat yang dipusatkan di Masjid Al Hijrah yang terletak di RT 03 RW 02 Jalan Srikaya, Karangasem, Laweyan, Solo.

Berkat kegiatan keagamaan serta pemberdayaan ekonomi dan sosial warga di kampung Karangasem khususnya dan di Laweyan Solo pada umumnya yang semula ada yang mabuk-mabukan, maksiat atau menurut istilah Jawa Ma Lima ( main, minum, madat, maling, madon.Red) bisa diberantas berubah menjadi masyarakat religius.

H Puspo Wardoyo pengusaha sukses pendiri dan pemilik masjid Al Hijrah kepada wartawan dalam diskusi virtual, Minggu (9/5/2021) mengatakan dalam dakwah pihaknya tidak memaksa. “Saya hanya memotivasi, kebetulan saya dulu asli kampung Karangasem. Setelah sukses merantau saya prihatin melihat warga kampung Karangasem banyak yang masih terjerat perilaku Ma Lima. Saya harus mengubahnya. “papar H Puspo Wardoyo yang juga dikenal sebagai owner Wong Solo Grup (WSG) itu.

BERITA REKOMENDASI