Mau Dapat Income Pasif Saat Pandemi? Investasi di Toko Kripto saja

MEMASUKI tahun baru, aset kripto semakin disoroti sebagai alternatif investasi yang menarik. Selain Bitcoin yang sedang ramai diperbincangkan, harga aset kripto Ethereum (ETH) juga meroket sekitar 62 persen pada awal tahun 2021, menembus level US$1.200 sejak Januari 2018.

Hal ini juga membuat ETH memasuki daftar Top 100 aset yang diperdagangkan berdasarkan kapitalisasi pasar. Aset kripto ETH sendiri telah bertransformasi dengan diluncurkannya fase pertama ETH 2021 pada Desember lalu. Transformasi aset ini diklaim lebih efisien, aman, dan skalanya dapat diperbesar, dibanding versi sebelumnya. Fase ini juga memunculkan kegunaan baru bagi ETH yaitu staking. Hal ini menjadi peluang yang menggiurkan bagi para trader yang berinvestasi di ETH, karena secara konsep staking bisa diibaratkan dengan menyimpan deposito di bank yang bisa memberikan pendapatan pasif bagi trader.

Pang Xue Kai, Co-founder & CEO Tokocrypto menjelaskan, “Permintaan akan ETH bakal terus meningkat tajam. Meskipun ada koreksi ke depannya, sentimen di kalangan trader masih sangat positif. Ini bisa menjadi opsi bagi para trader pemula untuk mempertimbangkan ETH sebagai alternatif investasi yang menggiurkan secara jangka panjang.”

BERITA REKOMENDASI