Maybank Indonesia Lanjutkan Program RISE secara Daring

JAKARTA, KRJOGJA.com -PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Group Foundation, melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas dan komunitas marjinal RISE (Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship) 2.0 di awal 2021 secara daring.

 

Pelaksanaan secara daring dilakukan sehubungan masih berlangsungnya pandemi Covid-19 yang membuat pelaksanaan program pelatihan secara tatap muka belum dapat dilangsungkan.

 

Sejak 18 Januari hingga 5 Februari 2021, pelatihan RISE 2.0 level Standard telah berlangsung secara daring dengan total peserta 235 penyandang disabilitas dari provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah. Para peserta pelatihan memiliki berbagai latar belakang usaha seperti penjahit, penjual makanan, toko kelontong, servis elektronik, pangkas rambut, dekorasi, kerajinan tangan serta peserta lainnya yang sedang berencana untuk membuka usaha.

 

 

 

Program RISE 2.0  di berbagai wilayah tersebut merupakan awal pelatihan level Basic dan Standard, dimana pelatihan untuk tahun ini yang akan berlangsung sampai dengan Desember 2021, yang menargetkan sekitar 2.000 peserta. Pada 8 Februari hingga 25 Maret 2021, pelatihan ini juga akan dilaksanakan di Sumatera Barat, Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Tengah, Maluku, Sulawesi Selatan, Aceh dan Kalimantan Tengah.

 

 

 

CEO Maybank Foundation, Shahril Azuar Jimin, mengatakan, “Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus corporate responsibility (CR) Maybank Indonesia. Melalui program RISE, Maybank Group turut mendukung upaya membangun komunitas yang mandiri, dengan menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat, selaras dengan misi humanising financial services. Program ini juga selaras dengan misi ASEAN dan lima sasaran United Nations Sustainable Development Goals yaitu mewujudkan kehidupan sejahtera, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak dan mengurangi kesenjangan.”

 

 

 

Head, Corporate & Brand Communications, Tommy Hersyaputera mengatakan, “Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19, Maybank Indonesia melanjutkan komitmen untuk memberikan perhatian kepada individu maupun komunitas wirausaha penyandang disabilitas dengan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan semangat, juga  meningkatkan percaya diri, keterampilan hingga kapasitas usaha untuk mencapai masa depan yang mandiri dan sejahtera melalui program RISE 2.0.  Dengan melakukan program secara daring, kami berharap program ini tetap dapat membangun sekaligus meningkatkan kapabilitas usaha mikro-UKM dan menciptakan komunitas yang mandiri sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.”

 

 

 

Tahun 2020 lalu, program RISE 2.0 telah dilaksanakan sebanyak 35 kali di 16 kota dengan jumlah peserta sebanyak 1.647 penyandang disabilitas dan komunitas marjinal. Ada pun target peserta yang direncanakan untuk mengikuti pelatihan mencapai 7.350 peserta hingga akhir 2023 untuk tiga level yaitu Basic, Standard & Premium.

 

BERITA REKOMENDASI