Menghindari Tertukar, Hewan Ternak di KRB III Didata

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sejak aktivitas status Gunung Merapi meningkat dan terjadi hujan abu pagi tadi, pemerintah dan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. Selain warga di Kawasan Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, hewan ternak termasuk prioritas yang harus diselamatkan jika terjadi erupsi Merapi.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali memfasilitasi pendataan dengan memberikan nomor dan nama pada hewan ternak yang berada di KRB III. Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran masyarakat saat mengungsi akan keberadaan hewan ternak mereka.

“Fasilitas berupa penomoran kepada ternak dan pendataan terhadap ternak supaya masyarakat merasa aman jika sewaktu waktu diperlukan untuk evakuasi ternak,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali, Afiany Rifdania di sela pelaksanaan pendataan, Selasa (19/01/2021).

Secara keseluruhan, jumlah hewan ternak yang berada di KRB III yakni Desa Tlogolele, Jrakah dan Klakah berjumlah 3.500 ekor. Secara bertahap pihaknya akan memberikan label khusus pada hewan ternak mulai dari desa paling dekat Gunung Merapi yakni Desa Klakah.

Pemberian tanda khusus dengan pemberian label yang diikatkan dalam tali keluh sapi ini diawali dari wilayah tertinggi di daerah terdampak. “Name tag bantuan sejumlah 1.125. Jadi kami mulai dulu di wilayah tertinggi,” ujarnya. (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI