Mengolah Sampah Plastik dengan Ulat

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Progam Studi Biologi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Wuni, Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (27/08/2021) lalu. Tim terdiri dari dua dosen yaitu Ichsan Luqmana Indra Putra (LIP) SSi MSi dan Haris Setiawan SPd MSc.

Ichsan ILIP menyebutkan, kehadiran Tim PPM Biologi UAD disambut oleh Kepala Dusun Wuni, Timtim Alif Wicaksono yang mewakili warga dan kelompok tani dusun yang berjumlah 34 orang. Dalam kegiatan ini, dilakukan penyuluhan dan pelatihan degradasi sampah anorganik (plastik) menggunakan ulat jerman (Zophobas atratus F) dan ulat hongkong (Tenebrio molitor L).

“Tujuan dari kegiatan ini agar warga dapat memanfaatkan keberadaan serangga yang berada di sekitar, khususnya dalam pengolahan sampah plastic,” ujar Ichsan LIP, Rabu (01/09/2021).

Kegiatan dilakukan dengan praktek langsung degradasi sampah plastik menggunakan kedua ulat tersebut. Plastik yang telah dipotong-potong kemudian diamsukkan dalam ember, dan terakhir diberikan ulat tersebut dalam ember berisi potongan plastik. Proses degradasi tidak dapat terlihat langsung, sehingga warga harus menunggu hingga keesokan harinya untuk melihat hasil degradasi dari kedua ulat tersebut.

Dijelaskan Ichsan LIP, ulat hongkong dan ulat jerman biasanya hanya dimanfaatkan sebagai pakan burung. Penggunaan kedua jenis ulat tersebut dalam mendegradasi sampah plastik telah terlebih dahulu diteliti di Laboratorium Biologi UAD.

Hasil penelitian tersebut didapatkan kedua jenis ulat ini mampu mendegradasi sampah plastik kering dengan cara dimakan. Meskipun memakan plastik, namun kedua jenis ulat tersebut tetap aman jika dijadikan sebagai pakan unggas karena plastik yang dimakan telah hancur dalam pencernaan mereka. Adapun manfaat yang diperoleh oleh warga dan kelompok tani Dusun Wuni dari kegiatan ini yaitu sebagai solusi dalam pengolahan sampah plastik dan sumber pakan bagi ternak unggas mereka. (Jay)

BERITA REKOMENDASI