OJK Keluarkan Enam Kebijakan Countercyclical Imbas Covid-19, Berikut Penjelasan Selengkapnya

2. Berkenaan dengan hal tersebut di atas, perlu diambil kebijakan countercyclical dampak penyebaran Covid-19 bagi LJKNB, khususnya perusahaan perasuransian sebagai berikut:
A.perpanjangan batas waktu penyampaian laporan berkala perusahaan perasuransian kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana yang telah kami informasikan sebelumnya melalui surat nomor S-7/D.05/2020 tanggal 23 Maret 2020;
B.pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) pihak utama perusahaan perasuransian dapat dilaksanakan melalui video conference;
C.Dalam rangka perhitungan tingkat solvabilitas bagi perusahaan asuransi, perusahaan asuransi syariah, perusahaan reasuransi, dan perusahaan reasuransi syariah:

1. aset yang diperkenankan dalam bentuk investasi berupa: a) sukuk atau obligasi syariah yang tercatat di bursa efek; b) obligasi korporasi yang tercatat di bursa efek; c) surat berharga yang diterbitkan oleh Negara Republik Indonesia; dan d) surat berharga syariah yang diterbitkan oleh Negara Republik Indonesia, dapat dinilai berdasarkan nilai perolehan yang diamortisasi;

2. pembatasan atas aset yang diperkenankan dalam bentuk bukan investasi pada tagihan premi penutupan langsung termasuk tagihan premi koasuransi, premi reasuransi, tagihan kontribusi tabarru’ dan ujrah penutupan langsung terrnasuk tagihan kontribusi koasuransi, tagihan kontribusi reasuransi dan tagihan ujrah reasuransi diperpanjang dari dua bulan menjadi empat bulan sejakjatuh tempo pembayaran sepanjang: a) perusahaan asuransi, perusahaan reasuransi, perusahaan reasuransi, perusahaan asuransi syariah, dan perusahaan reasuransi syariah memberikan perpanjangan batas waktu kepada pemegang polis/peserta/nasabah selama empat bulan; dan

b) hanya berlaku untuk tagihan premi atau kontribusi yang mulai berlaku sejak bulan Februari 2020; dan 3. aset yang timbul dari kontrak sewa pembiayaan dapat diakui sebagai aset yang diperkenankan maksimum sebesar liabilitas yang ümbul dari kontrak sewa pembiayaan.

BERITA REKOMENDASI