Omzet Turun Drastis, Uji Coba Pedestrian Malioboro Rugikan Toko

YOGYA, KRJOGJA.com – Rencana Uji coba pedestrian Malioboro 3-15 November 2020 diprediksi bakal menciptakan masalah. Sebab setiap dilakukan uji coba omzet toko-toko di sepanjang Jalan Malioboro dan A Yani turun drastis dan hanya tersisa 30 Persen.

“Pemilik toko-toko merasakan dampak kerugian luar biasa. Padahal kita harus membayar kewajiban pajak, karyawan, listrik, juga biaya kesehatan, dokter, dan lainnya,” ucap Koordinator Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan A Yani (PPMAY) Karyanto Yudomulyono kepada KRJogja.com, Minggu (1/11).

Menurut Karyanto belum adanya gedung parkir yang dekat Jalan Malioboro membuat ruas-ruas jalan di Malioboro menjadi padat, semrawut, dan kumuh. “Apakah Pemrintah pernah memikirkan kesusahan pemilik-pemilik toko dan penghuni yang sulit keluar dari pintu toko atau rumahnya karena banyaknya aktivitas dan parkir motor sembarangan,” keluh Karyanto.

Karyanto menegaskan sebelum pemda mengambil keputusan seharusnya pemilik toko dilpanggil untuk rapat dan diengar usul dan pendapatnya. “Kita sudah puluhan tahun tinggal di Malioboro dan A Yani, Pemda DIY harusnya memikirkan sekarang sudah beberapa toko tidak kuat menahan beban karena omzet menurun drastis,” ujarnya. (R-4)

BERITA REKOMENDASI