Pembubaran Tempat Nongkrong di Kota Yogya Masih Persuasif

YOGYA, KRJOGJA.com – Selama ini pembubaran tempat nongkrong atau kerumunan warga masih mengedepankan persuasif. Namun demikian, tindakan represif juga bisa diberlakukan manakala warga tidak mengindahkan peringatan.

Kepala Sat Pol PP Kota Yogya Agus Winarto, mengatakan sejumlah daerah banyak yang sudah melakukan tindakan represif mulai menutup paksa tempat hiburan maupun menyita barang milik pedagang. “Kami sedang kaji tindakan itu. Terutama jika ada yang tidak mau diatur,” tandasnya, Selasa (14/4/2020).

Terkait tempat hiburan, menurut Agus sejak ada imbauan dari Kapolri untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat pengumpulan massa, banyak lokasi yang sudah menutup usaha secara mandiri. Meski aktivitas masyarakat kembali ramai, namun belum ada laporan tempat hiburan yang kembali beraktivitas.

BERITA REKOMENDASI