Pemuda Kepuharjo Ubah Lapangan Tak Terurus Jadi Mini Stadium dengan Rumput Internasional

SLEMAN, KRJOGJA.com – Karang taruna Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman berkolaborasi membuat ruang olahraga kelas wahid yang diberinama Kepuharjo Sport Center (KSC). Lahan kas desa yang semula lapangan tak terurus disulap menjadi lapangan voli, futsal, mini soccer dan jogging track dengan rumput standar internasional.

Sejak 23 Oktober 2019 lalu, para pemuda yang mendapat bantuan dari CSR Perusahaan Koperasi Petruk, dana BKK dan dana desa Kepuharjo mulai membangun lapangan. Rumput Zoysia Matrella ditanam yang membuat lapangan desa tersebut menjadi berkelas sesuai standar internasional.

Gani Sadat, inisiator pembuatan lapangan mengungkap desa Kepuharjo memiliki karakteristik menarik yang tak dimiliki fasilitas-fasilitas olahraga lainnya. Penggemar olahraga menurut dia bisa merasakan pengalaman berolahraga ditemani hawa dingin lereng Merapi.

“Cocok sekali kalau untuk olahraga karena udaranya sangat sejuk dan minim polusi udara. Kami berpikir bersama karang taruna, akhirnya tercetus ide membuat Kepuharjo Sport Center (KSC) ini. Tadinya kami ingin buat lapangan besar, namun karena kurangnya lahan ya ini yang akhirnya kami maksimalkan,” ungkapnya ketika berbincang dengan KRjogja.com, Jumat (3/7/2020).

Gani mengungkap KSC memiliki beberapa fasilitas seperti lapangan mini soccer, lapangan futsal outdoor, jogging track dan lapangan voli. Ruang berolahraga ini juga dilengkapi dengan mini tribun serta lampu penerangan yang memungkinkan digunakan pada malam hari.