Pemulihan Ekonomi Disokong UMKM

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Peran pelaku usaha mandiri menentukan keberhasilan pemulihan ekonomi di masa Pandemi Covid-19. Sehingga Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendorong dan memfasilitasu sektor tersebut agar makin berdaya. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono usai upacara Hari Jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar di GOR RM Said, Rabu (18/11/2020).

“Tahun ini berat bagi bangsa Indonesia. Termasuk Karanganyar. Sedang diuji Tuhan dengan Pandemi Covid-19. Dalam dua tahun ke depan, kita harus berjuang recovery. Berusaha bangkit dari geliat UMKM. Semakin banyak pelaku usaha mandiri, jangan andalkan pemodal asing dulu,” kata Juliyatmono.

Di Karanganyar yang berpotensi agraris, wisata dan budaya, harus dimaksimalkan pemanfaatannya. Menurutnya hal itu tak boleh ditunda lagi. Dalam menyelaraskan potensi itu, pelaku usaha mandiri tak boleh gampang menyerah. Kepercayaan pasar dibangun dengan kejujuran dan kualitas produk.

“Dari sisi histori, kita memiliki histori luar biasa. Tidak boleh sembrono. Jaga ucapan dan perbuatan,” pesannya.

Ia meyakini bumi Karanganyar penuh berkah bagi siapa saja yang memanfaatkannya secara benar. Diceritakannya, sebagian wilayah Karanganyar sisi barat atau Gondangrejo ditetapkan area purbakala. Sekarang, klaster tersebut dikonsep wisata edukasi. Sedangkan di timur utamanya Gunung Lawu, menyuplai berbagai manfaat bagi kehidupan seperti air dan hasil bumi. Tempat itu juga menorehkan sejarah lahirnya Kabupaten Karanganyar.

“Jika diresapi maknanya, dapat menyuntik semangat untuk benar-benar membangun Karanganyar,” katanya.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengatakan porsi anggaran pada APBD 2021 diakuinya kurang proporsional. Penurunan pendapatan sampai Rp130 miliar menyebabkan belanja pembangunan timpang.

“Praktis APBD tahun depan dialokasi pada pelayanan dasar saja. Sedangkan pembangunan fisik dan belanja modal enggak ada. Meski demikian kita mendorong pemanfaatan teknologi untuk memantik geliat usaha mandiri,” katanya.

Di masa Pandemi Covid-19, perayaan HUT Ke-103 Kabupaten Karanganyar nyaris tanpa ingar bingar. Bahkan tak dianjurkan malam tirakatan demi menjaga disiplin protokol kesehatan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI