Pendidik DIY Desak Gaji Guru Setara UMK

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Belasan guru dan tenaga pendidik honorer di DIY yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori 35+ (GTKHNK) mendatangi DPRD DIY, Senin (23/11/2020). Mereka meminta dukungan pada DPRD DIY karena ingin mendorong Presiden Joko Widodo membuat Keputusan Presiden (Kepres) pengangkatan PNS tanpa tes serta memberikan gaji setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Yuda Sutawa, Humas GTKHNK mengatakan sampai saat ini kondisi para guru dan tenaga pendidik honorer di atas 35 tahun di wilayah DIY masih terpuruk dengan gaji tak lebih dari Rp 500 ribu perbulan. Tak hanya itu, mereka harus berjuang mengajar hingga beberapa sekolah karena keterbatasan tenaga pendidik di sebuah wilayah.

“Keseluruhan honorer di DIY sekira 5 ribu. Rata-rata teman-teman guru dan tenaga pendidik ini pengabdian di atas 10 tahun, ada yang 15 tahun juga. Namun ya itu, honor kami rata-rata sekitar Rp 300-500 ribu perbulan, ini masih di bawah standar UMK,” ungkapnya usai pertemuan.

Alasan inilah yang membuat para guru dan pendidik ini bergerak datang ke DPRD DIY. Mereka ingin meminta dukungan karena ingin mendorong presiden menerbitkan Kepres terkait prioritas tes CPNS mendatang.

“Kami merasa kalau disamakan dengan fresh graduate ya mungkin bagaimana karena sudah mengabdi sebagai honorer bertahun-tahun. Harapannya memang ada kebijakan termasuk gaji yang sekarang masih di bawah UMK. Untuk yang usia di bawah 35 tahun harapannya juga bisa mendapat cover dari APBN, bukan APBD karena anggaran daerah tidak besar,” katanya.

Syaiful Aman, salah satu Guru SMPN 1 Godean, menegaskan perjuangan yang dilakukan bukan melalui aksi jalanan namun diplomasi dan kajian akademis. Bagaimanapun menurut dia, guru tetap harus memberikan contoh hal yang santun meski kondisi yang dirasakan tak baik.

“Kami melalui jalur yang kami anggap pantas oleh pendidik dan tenaga kependidikan. Kami berjuang, hari ini matur pada Pemda, DPRD dan juga terus melakukan kajian akademik,” terang dia.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana yang menemui para guru mengaku sangat mengapresiasi atas perjuangan yang dilakukan selama ini. Dewan menurut Huda mendukung langkah para guru dan tenaga pendidik untuk mendapatkan gaji layak serta privilage CPNS sesuai yang diharapkan.

“Aspirasi ini masuk akal, kami minta sekretariat DPRD untuk menyusun surat resmi tertuju pada Gubernur untuk membuat surat dukungan atas perjuangan rekan-rekan semua ini. Kami juga akan mohon pada Gubernur untuk memberikan surat dukungan pada tenaga honorer. Hari ini atau besok kami juga buat surat, mendukung dikirimkan ke pemerintah pusat dan DPR RI. Lembaga ini mendukung langkah seluruh teman-teman honorer,” ungkap Huda. (Fxh)

Para guru dan tenaga pendidik honorer menyerahkan aspirasi pada DPRD DIY. (Foto : Harminanto)

BERITA REKOMENDASI