Penguatan Keluarga  Penting untuk Selamatkan Generasi

BANTUL , KRJogja.com – Di era pandemi Covid-19, menguatkan keluarga menjadi sangat penting. Penguatan tersebut tidak hanya terkait kecukupan keuangan tetapi juga bagaimana menjadikan anak-anak yang akan menjadi generasi penerus menjadi berkualitas.

Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, H Sukamto SH , Inspektur Utama  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ari Dwikora Tono, Bupati Bantul H Halim Muslih saat Acara Sosialisasi , Advokasi, dan Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Kantor Desa Trimulyo, Bantul, Selasa (12/10).

“Kita patut bersyukur, serangan Covid-19 di DIY telah mereda. Karena itu, kita sekarang kembali memfokuskan meningkatkan kekuatan keluarga,” ujar  Sukamto.

Dalam upaya membangun ketahanan keluarga ini, tak bisa dilepaskan peran para ibu. Tidak hanya peranannya dalam mendidik anak, tetapi telah menjadi sumber ketentraman keluarga,” ungkap anggota DPR RI dari Fraksi PKB dari Dapil DIY.

Dalam kesempatan itu, Ari Dwikora Tono mengemukakan, setelah kasus positif Covid-19 terus melanda, para anggota keluarga terus membiasakan menegakkan protokol kesehatan (Prokes), memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan. Melaksanakan prokes, jangan dianggap merepotkan. “Tetapi harus menjadi suatu yang normal. Misal pakai masker, dianggap seperti biasa saja,” ujar Ari.

Dikemukakan Ari, menerapkan Prokes harus dimaksudkan untuk melindungi keluarga. Setelah dapat melindungi keluarga, maka diteruskan bagaimana kualitas keluarga menjadi lebih baik. “Peran BKKBN sebetulnya bukan semata bertujuan untuk membatasi jumlah anak, namun bagaimana menciptakan keluarga yang sehat. Bahkan bertekad agar pada tahun 2045 terwujud generasi Indonesia emas.

Sedangkan Halim Muslih mengingatkan agar para generasi muda yang berniat menikah, memiliki kesiapan. Termasuk diantaranya kesiapan untuk memberi gizi yang baik bagi anakknya. Jangan sampai ada terkena stunting. (Jon)

BERITA REKOMENDASI