Perajin Sangkar Burung Kulonprogo Justru Banjir Pesanan

Editor: Ivan Aditya

WATES, KRJOGJA.com – Mayoritas pelaku usaha terdampak pandemi Covid-19 hingga mengalami penurunan pendapatan bahkan terpaksa gulung tikar. Namun hal itu tidak dialami perajin sangkar burung di Kulonprogo. Selama pandemi, perajin sangkar burung tetap menerima pesanan, bahkan lebih banyak dari kondisi normal.

Salah satu perajin sangkar burung yang beruntung mengalami peningkatan pesanan selama pandemi adalah Ari Andrianto (30). Warga Padukuhan Kalipetir Lor, Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih yang biasa dipanggil Ki Dalidjo Sangkar ini menerima pesanan sekitar 20 hingga 25 sangkar burung setiap bulan.

“Padahal sebelum pandemi cuma terima pesanan sekitar 10 sampai 15 sangkar burung,” kata Dalidjo saat berbincang di rumah produksinya, belum lama ini.

Dalidjo tidak tahu pasti, apa yang membuat pesanan sangkar burung miliknya meningkat selama pandemi. Ia hanya berusaha fokus memenuhi pesanan agar tidak mengecewakan pelanggan.

Dalidjo pun bersyukur karena tingkat penjualan sangkar burung cukup stabil di pasaran. “Mayoritas pesanan datang dari kicau mania atau penggemar burung,” katanya.

Selama ini, pesanan sangkar burung Dalidjo berasal dari luar Kulonprogo yakni Yogya, Bantul, Sleman dan sebagian Jawa Tengah. Mayoritas pemesan adalah pecinta burung luar yang biasanya lebih mengutamakan kualitas sangkar meski harganya mahal. “Selain produksi, saya juga melayani servis sangkar burung,” pungkasnya. (Unt)

BERITA REKOMENDASI