Perpanjangan PTKM, Wisatawan Tak Perlu Tunjukkan Hasil Swab

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sektor wisata sejenak sempat bangkit ketika uji coba pembukaan objek dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Namun saat ini dunia wisata kembali terpuruk dan kembali sunyi ketika kebijakan Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) dilaksanakan.

Ketua Koperasi Noto Wono, Purwo Harsono menjelaskan sejak PTKM dijalankan, kunjungan wisatawan anjlok. Sebelum PTKM pada tanggal 2 – 10 Januari 2021, wisatawan mencapai 20 ribuan pengunjung namun sejak pembatasan dilaksanakan, tanggal 11-18 Januari 2021 wisatawan hanya dalam kisaran 10 ribuan atau menurun hampir 50 persen.

“Ya penurunan mencapai 50 persen, jika dibandingkan ketika awal pandemi Covid-19 dengan penutupan obyek wisata bisa mencapai 80 %,” jelasnya, Senin (25/01/2021).

Bahkan kini pihaknya juga menutup dua objek wisata Bukit Mojo dan Pintu Langit karena sedang diperbaiki. Kini pengelolapun pasrah, mengikuti kebijakan pemerintah meski sangat berat.

“Usaha menarik wisatawan tidak kami dilakukan, karena nanti berkurumun dan bertolak belakang dengan himbauan pemerintah untuk mencegah penularan COVID-19,” ujarnya.

Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Goa Cemara Sanden Bantul, Yatiman berharap sektor pariwisata tetap dibuka dan boleh mengadakan kegiatan dengan ketentuan harus patuh prokes. “Dampak pandemi ini membuat sektor pariwisata lumpuh total, perputaran ekonomi tidak berjalan khusus dunia kepariwisataan,” ujar Yatiman.

Terpisah Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi tidak menampik selama PTKM kunjungan wisatawan anjlok. Berdasar data sebelum PTKM, 4 Januari hingga 10 Januari 2021 jumlah wisatawan mencapai 30.017 orang dengan pendapatan mencapai Rp 291,1 juta. Namun ketika PTKM dijalankan, tanggal 11-17 Januari 2021 kunjungan wisatawan hanya 16.328 orang dengan pendapatan mencapai Rp 158 juta.

Selama PTKM yang kemungkinan akan diperpanjang hingga 8 Februari 2021, wisatawan bisa berkunjung ke objek wisata di Bantul tidak perlu menunjukkan hasil swab antigen, tetapi objek wisata ditutup pada pukul 18.00 WIB. “Kita berharap wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI