PPKM Level 3 Dibatalkan, Pelaku Wisata Lega

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pembatalan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 oleh pemerintah dalam momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) direspon antusias pelaku sektor wisata. Kebijakan tersebut semakin menebalkan keyakinan pelaku wisata bangkit setelah tidur hampir dua tahun didera pandemi.

Demikian juga dengan pengelola rumah makan di objek wisata Pantai Depok. Ketua Koperasi Notowono sebagai pengelola objek wisata di Kapanewon Dlingo, Purwo Harsono bersyukur setelah tahu kebijakan pemerintah pusat membatalkan PPKM Level 3 ketika Nataru. “Kami semua punya harapan bisa mendapatkan rezeki lebih ketika Natal dan tahunb,” ujarnya.

Purwo Harsono mengungkapkan sebelum pandemi melanda kunjungan wisatawan menembus angka 52 ribu orang. Sebaliknya ketika PPKM Level 2 masih berkutatat diangka 22 ribu atau belum sepenuhnya pulih. Kendati Nataru jadi harapan besar, pihaknya tetap menerapkan pembatasan wisatawan 50 % dari kapasitas.

Sementara salah satu pengusaha rumah makan seafood Salsabila Pantai Depok, Dardi Nugroho sempat pesimis ketika Nataru akan diberlakukannya PPKM Level 3. Jika kebijakan tersebut dibatalkan pihaknya bakal segera mempersiapkan stok.

Mantan anggota DPRD Bantul ini mengungkapkan setelah Bantul masuk Level 2, hari biasa kunjungan wisatawan mencapai 20 orang. Ketika akhir pekan bisa menembus 50 orang.

Anggota Komisi B DPRD Bantul, Mahmudin SP mengatakan pemerintah daerah harus mengikuti arah kebijakan dari pusat. “Kemarin memang kami dengar tanggal 23 Desember sampai tanggal 4 Januari 2022 untuk PPKM Level 3. Tapi dibatalkan,” ujar politisi PKB tersebut.

Menyikapi hal tersebut Komisi B DPRD Bantul sudah koordinasi di TPR Parangtritis maupun di objek wisata. “Kita koordinasi persiapan-persiapan bersama Dinas Pariwisata dan sudah siap. Karena ini sudah rutinitas untuk kegiatan tahun baru,” ujarnya.

Ketua PHRI Kabupaten Bantul, Nurman Asmuni merespons baik keputusan pemerintah membatalkan PPKM Level 3. Karena sektor wisata di Bantul sudah membaik, hotel dan restoran kini mulai ramai dikunjungi wisatawan. “Hunian hotel di Bantul terus merangkak naik, diatas 50%. Demikian juga restoran terus bergerak pada meningkatnya pengunjung,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI