Program Tular Nalar, Kurikulum Solusi Berpikir Kritis

YOGYA, KRJOGJA.com – Banyaknya informasi yang beredar di masyarakat tidak selalu menghadirkan hal-hal positif. Hoaks, provokasi, ujaran kebencian yang menimbulkan perpecahan banyak kita temui, belum lagi masalah penipuan, kejahatan siber, kebocoran data dan bentuk kriminalitas lainnya. Perkembangan teknologi yang tidak dibarengi dengan peningkatan literasi masyarakat dan daya berpikir kritis akan menghambat kemajuan di tengah kecanggihan teknologi.

Kurikulum di sekolah saja tidak cukup, dibutuhkan terobosan-terobosan baru untuk mengatasi deficit berpikir kritis di tengah masyarakat. Berdasar hal tersebut Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) bersama Maarif Institute dan Love Frankie dengan dukungan Google.org, bekerjasama membuat solusi untuk berpikir kritis program Tular Nalar. Program Tular Nalar menghadirkan kurikulum literasi media sebagai latihan-latihan berpikir kritis yang diwujudkan dalam berbagai sarana pembelajaran, mulai dari video, website, artikel rubrik, dan lain-lain. Melalui program ini kompetensi literasi media dapat diasah sesuai dengan konteksnya.

Tular Nalar diambil dari kata ‘Tular’ yang bermakna menjangkiti, atau menginfeksi dan Nalar yang berarti aktivitas berpikir. Dengan kata lain Tular Nalar bisa diartikan menularkan sesuatu yang baik. Bernalar kritis dalam keseharian dapat menghindarkan bencana darurat literasi.

Berdasar hal tersebut Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) bersama Maarif Institute dan Love Frankie dengan dukungan Google.org, bekerjasama membuat solusi untuk berpikir kritis program Tular Nalar. Program Tular Nalar menghadirkan kurikulum literasi media sebagai latihan-latihan berpikir kritis yang diwujudkan dalam berbagai sarana pembelajaran, mulai dari video, website, artikel rubrik, dan lain-lain. Melalui program ini kompetensi literasi media dapat diasah sesuai dengan konteksnya.

Untuk mengenalkan lebih lanjut kurikulum ini, Mafindo menggelar Webinar Zoom The Tular Nalar Show yang diselenggarakan pada hari Senin, 21 Desember 2020. Webinar ini menghadirkan pembicara Dr. Novi Kurnia, M.Si. Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, perwakilan fasilitator training Tular Nalar, dan dosen peserta kelas daring Tular Nalar yang siap mempraktikkan Tular Nalar.

BERITA REKOMENDASI