Public Farm, Gerakan Berbagi Bibit Tanaman Pangan Gratis untuk Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Iwan Wijono, penggagas Public Farm Yogyakarta memulai gerakan berbagi bibit tanaman pangan gratis di tengah pandemi Covid-19. Pria yang juga seniman kontemporer ini punya cerita menarik ketika melakukan aksi sosial berbagi di masa pandemi ini.

Iwan menceritakan prosesnya berbagi dimulai bersama berbagai komunitas saat membuat dapur umum bagi warga terdampak Covid-19. Kemudian gerakan berubah menjadi berbagi bibit karena mereka melihat pandemi akan berlangsung lama dan masyarakat harus mewujudkan ketahanan pangan mandiri.

“Kami berpikir dapur umum tidak akan bisa bertahan lama, maka saatnya mengajak masyarakat menanam di rumah masing-masing. Jadi relawan di rumah, berbagi panen, biji benih dan bibit kepada siapapun,” ungkap Iwan.

Ide dasar Public Farm menurut Iwan adalah membagikan bibit tanaman pangan gratis yang ternyata membutuhkan sinergi untuk mewujudkan pembibitan. Mereka memulai produksi T-Shirt Public Farm dijual secara online dan offline untuk menghimpun dana sembari melakukan pembibitan terus-menerus.

“Cukup banyak orang ambil bibit, beberapa ratus orang kira-kira, namun kalau bibit yang sudah dibagikan ada ribuan. Publik jadi relawan di rumah sendiri, berbagi hasil panen, benih maupun bibit kepada yang membutuhkan untuk ketahanan pangan bersama,” lanjut Iwan.

BERITA REKOMENDASI