Puskesmas Gembong Ditutup, BPBD Pati Makamkan Dua Jenazah Covid-19

PATI, KRJOGJA.com – Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, memakamkan dua jenzah korban virus Corona, Kamis (15/10). Yakni jenasah seorang warga Bakaran Wetan kecamatan Juwana, dan seorang penduduk Desa Pulorejo, Kecamatan Winong.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Martinus Budi Prasetya, mengungkapkan jenasah seorang warga Bakaran Wetan, semula dirawat di RS Fastabiq Sehat. Sedang jenasah seorang warga Desa Pulorejo, semula dirawat di RS dr Kariadi Semarang. “Keluarga bisa melakukan sholat jenasah. Tapi jenasah berada di dalam ambulance” tambah Martinus Budi Prasetya.

Sementara itu, empat karyawan Puskesmas Gembong terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga pelayanan diliburkan hingga Minggu (18/10).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati, H Haryanto menyatakan empat karyawan tersebut saat ini menjalani karantina di hotel Kencana. Untuk pelayanan Puskesmas Gembong akan mulai aktif kembali pada Senin (19/10).

“Gerakan memakai masker bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tapi sayangnya, masih didapatkan sikap masyarakat yang kurang taat mengenakan masker. Dan kendala jam malam ternyata berbenturan dengan pedagang kali lima” jelas bupati Haryanto. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI