Kemenhub Beri Penghargaan Penyelenggara Program Tol Laut

user
tomi 16 Juli 2020, 16:52 WIB
untitled

JAKARTA.KRJOGJA.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla), memberikan penghargaan Pelayanan Angkutan Barang Tol Laut, Angkutan Kapal Ternak dan Perawatan Kapal Perintis.

Penghargaan diberikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Sumadi yang diwakili, Staf Khusus Menhub Bidang Hubungan Antar Lembaga, Buyung Lalana di Jakarta, Kamis (16/07/2020). Diantara pemenang terdapat tiga operator kapal nasional, yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), PT Djakarta Lloyd dan PT Pelayaran Tempuran Emas (Temas Line. Tbk), masing-masing meraih penghargaan kategori operator kapal dengan load factor terbanyak, kategori operator kapal dengan muatan terbanyak, dan kategori operator kapal dengan performa capaian voyage terbaik.

Menhub dalam arahan yang dibacakan Buyung Lalana mengatakan, program tol laut yang diselenggarakan Kemenhub sejak tahun 2015 bertujuan untuk mengurangi disparitas harga antara daerah satu dan daerah lainnya. "Tol Laut merupakan konektifitas laut yang efektif, berupa angkutan laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal, dari wilayah Barat sampai ke Timur Indonesia, dan sebaliknya," ujarnya.

Menurut Menhub, program tol laut ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayaran ke daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP), sehingga pemerintah dapat memastikan terpenuhinya logistik baik distribusi kebutuhan pokok maupun barang penting lainya secara terjadwal dan pasti.

Menhub juga mengungkapkan, dampak yang disasar tol laut adalah pengurangan disparitas harga, yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan mayarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada kesempatan ini, Menhub juga mengapresiasi kepada para Pemerintah Daerah yang dalam penyelenggaraan tol laut selama semester I (satu) tahun 2020 walaupun dalam suasana pandemi Covid–19 yang melanda dunia dan Indonesia, mampu mengembangkan komoditi daerahnya yang menjadi andalan sebagai muatan terbanyak pada ruang muat kapal-kapal tol laut yang beroperasi dari seluruh perairan Indonesia.

Sementara itu Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla Capt. Wisnu Handoko saat membacakan sambutan Dirjen Perhubungan Laut R. Agus Purnomo menyatakan, tol laut itu merupakan pemberian subsidi. "Transportasi laut memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam menunjang pembangunan nasional, khususnya untuk wilayah Timur Indonesia yang sangat membutuhkan transportasi laut penumpang maupun barang," jelasnya.

Terkait dengan hal ini, pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut agar tercipta transportasi laut yang tertib, teratur, aman dan lancar dengan biaya yang terjangkau guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan kemudahan transportasi laut untuk distribusi penumpang dan barang.

Lebih dari itu, guna mempercepat pembangunan dan pengembangan daerah di pulau-pulau terpencil dan terluar, pemerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas atau keterhubungan antar pulau di wilayah yang belum berkembang tersebut. Untuk itu, pemerintah terus meningkatkan pelayanan angkutan laut perintis dan tol laut melalui pembangunan kapal perintis penumpang dan kapal perintis barang yang ditempatkan di seluruh penjuru wilayah Indonesia.

Menurut Dirjen Laut, penghargaan yang diberikan pada kesempatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras Pemda dalam mengoptimalisasi ruang muat Kapal tol laut untuk mengangkut muatan barang pokok, barang penting dan lainnya yang dibutuhkan di daerahnya serta mengupayakan adanya muatan balik yang merupakan potensi unggulan daerah.

"Selama ini muatan unggulan di daerah mungkin sudah ada, namun belum ada sarana pengangkutnya atau kauntitasnya belum banyak. Diharapkan Pemerintah Daerah bisa mengupayakan peningkatan muatan dari waktu ke waktu,” ujar Agus.

Agus Purnomo pun menyatakan, peran Pemerintah Daerah sangat besar dalam mensukseskan Program Tol Laut ini. Diantaranya, Pemerintah Daerah berkoordianasi dengan Kementerian Perdagangan melakukan pendataan, pemantauan dan evaluasi jenis, jumlah dan harga barang dari dan ke masing-masing daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan yang masuk dalam program pelayanan publik untuk angkutan barang di laut, darat, dan udara dan program pendukungnya.

Diharapkan dengan pemberian penghargaan ini, Pemerintah Daerah akan semakin giat mengupayakan peningkatan dan pengawasan terhadap muatan. Penghargaan juga diberikan kepada operator yang mengoperasikan kapal tol laut dengan performa terbaik selama semester I di tahun 2020 ini. (Imd)

Kredit

Bagikan