Rofik Ismanto Mengenang PSIM : Wajib Kenakan Nomor Punggung Berjumlah 9 dan Terdegradasi di Liga Dunhill

“Musim sebelumnya, di Divisi Utama per latihan Rp 25 ribu, lalu masuk Liga Dunhill dinaikkan jadi Rp 50 ribu per latihan. Pada masa itu sangat lumayan sekali karena latihan sehari bisa pagi sore,” kenangnya tersenyum.

Rofik merupakan pengidola Marco Van Basten, penyerang tim nasional Belanda. Alasan itu pula yang membuatnya begitu senang dengan nomor punggung 9 yang lekat dengan Van Basten.

“Saya pokoknya harus jumlahnya 9, kalau tidak 9 ya 18 kalau tidak ya 27. Pokoknya jumlahnya harus 9. Alasannya apa, karena saya mengidolai Van Basten, dia nomornya 9,” kelakarnya.

Saat ini, Rofik tinggal di kawasan Jalan Kaliurang Kentungan Sleman dan membuka kedai Soto Betawi bersama sang istri. Di masa senggang, Rofik aktif bermain sepakbola bersama mantan-mantan pemain PSIM di OCM, Bahagia dan PSIM Legend. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI