Sepanjang 2020, Maybank Indonesia Raih Laba Bersih Rp1,3 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) hari ini mengumumkan Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, dimana laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) tercatat sebesar Rp1,3 triliun dibandingkan Rp1,8 triliun pada tahun sebelumnya.

Bank mencatat peningkatan yang signifikan pada transaksi digital banking baik di segmen ritel maupun korporasi seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan digital di tengah kondisi pandemi Covid-19. Total volume transaksi yang dilakukan melalui M2U (platform digital banking untuk nasabah ritel) di tahun 2020 melonjak 110% menjadi 10 juta transaksi. Total dana pihak ketiga yang dihimpun melalui platform M2U melonjak 190,2% menjadi Rp3,4 triliun.

Sementara, total volume transaksi melalui M2E (platform digital banking untuk nasabah korporasi) naik sebesar 36,2% menjadi 970.000 transaksi dan penghimpunan dana melalui platform ini melonjak 78,8% menjadi Rp14 triliun.

Kinerja Bank juga didukung oleh penurunan cost of fund yang berkesinambungan dan pengelolaan overhead cost yang efektif. Overhead cost turun 10,7% menjadi Rp5,7 triliun sebagai dampak dari pengelolaan anggaran biaya yang dilakukan secara berkelanjutan di seluruh organisasi seiring dengan pengurangan biaya umum dan administrasi sehubungan pelaksanaan work from home selama pandemi. Namun, Bank mencatat penurunan pendapatan sebesar 10% sebagai akibat dari menurunnya fee income dan net interest income yang terdampak oleh penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melambatnya aktivitas usaha di masa pandemi Covid-19.

BERITA REKOMENDASI