UIN Sunan Kalijaga Mewisuda 596 Sarjana Secara Daring

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Al Makin mewisuda sejumlah 596 orang sarjana di Gedung Prof RHA Soenarjo SH Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (19/08/2020). Wisuda kali ini merupakan periode IV tahun akademik 2019/2020 yang dilaksanakan secara online untuk kedua kalinya.

“Pada Agustus 2020 ini Program Magister Informatika telah berhasil meluluskan delapan orang sejak dibuka pada tahun akademik 2018/2019. Dua orang diantaranya sebagai lulusan perdana mengikuti wisuda kali ini,” kata Prof Al Makin.

Dijelaskan lebih lanjut saat ini Program Magister Informatika telah mengantongi Peringkat Akreditasi Baik dari BAN-PT. Menurut Prof Al Makin, lulus sarjana merupakan momen baru mulai pencarian yang tidak terbatas. Artinya, lulus sarjana baru mulai pendidikan secara mandiri.

“Berkompetisi dalam kelas, untuk meraih nilai A atau B, itu bukan yang sebenarnya, itu hanya angka formal untuk mendapatkan ijazah dengan tandatangan Rektor. Tidak punya ijazah, Anda tidak bisa melamar PNS. Lebih penting lagi, pendidikan itu mendidik Anda untuk menghargai pertemanan, kerjasama, perluasan cakrawala,” urainya.

Sebab itulah secara eksplisit Prof Al Makin menegaskan kurang setuju jika pendidikan hanya online atau daring saja. Pihaknya lebih menyukai pendidikan tatap muka. Dengan begitu bisa membangun pertemananan dan jaringan.

“Dalam buku Meditation Marcus Aerelius Kaisar Romawi kuno di bagian pertamanya dia terangkan sanad keilmuan, dari bapak, bapak angkat, kakek nenek, guru, belajar tentang apa saja. Sama dengan ilmu hadits dan fiqh dalam Islam. Dari siapapun belajar harus diingat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 16 orang wisudawan/wisudawati berhasil lulus dengan predikat terbaik dan tercepat, yakni Linda Rahmiwati dari Perbangkan Syari’ah-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,79, Wahyu Wiratmoko dari Prodi Psikologi-Fakultas Sosial dan Humaniora dengan IPK 3,83, Dwi Setiyaningsih dari Prodi Ilmu Perpustakaan-Fakultas Adab dan Ilmu Budaya dengan IPK 3,83, Sufah Iliya Manazila dari Prodi Matematika-Fakultas Sains dan Teknologi dengan IPK 3,84, Imas Nur Astuti dari Prodi Pendidikan Anak Usia Dini-Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK 3,86, David Safri Anggara dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam-Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan IPK 3,88.

Maloya Andika dari Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir-Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan IPK 3,89, Dadan Ramdani dari Prodi Hukum Keluarga Islam-Fakultas Syari’ah dan Hukum dengan IPK 3,93, Nur Widianto Yuli Saputro dari Program MagisterInterdisciplinary Islamic Studies-Program Pascasarjana dengan IPK 3,90, Sutriman dari Program Magister Informatika-Fakultas Sains dan teknologi dengan IPK 3,81, Afner Gus Chandra dari Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam-Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan IPK 3,85.

Bella Atika dari Program Magister Ekonomi Syari’ah-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,88, Yulmitra Handayani dari Program Magister Ilmu Syari’ah-Fakultas Syari’ah dan Hukum dengan IPK 3,90, Maulida dari Program Magister Pendidikan Islam Anak Usia Dini-Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK 3,94, Ridha Hayati dari Program Magister Aqidah dan Filsafat-Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan IPK 3,97, Abdul Qoyum dari Program Doktor Studi Islam-Pascasarjana dengan IPK 3,90. (Feb)

Proses wisuda virtual UIN Sunan Kalijaga

BERITA REKOMENDASI